SARANA ADVOKASI & EDUKASI

Platform Penyebaran Informasi Ketenagakerjaan, Hukum, Peraturan serta Layanan Pengaduan PMI Taiwan

Aplikasi Mobile SAVE PMI Taiwan

Jangan Ketinggalan Info Ketenagakerjaan, Silahkan Instal Aplikasi Save Mobile Taiwan di Google Playstore

KDEI Taipei Gencar Sosialisasi Perpanjangan PK di Taiwan dan BPJS

Kini di Taiwan sudah bisa mendaftar online PK dan BPJS TK

(Update) Cara Perpanjang PK dan Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan

Pengumuman terbaru terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei.

FB SAVE PMI Taiwan

Ayo Bergabung dalam Grup SAVE PMI TAIWAN - Media Berbagi Seputar Ketenagakerjaan di Taiwan

Akun Line SAVE PMI TKI Taiwan

Ayo Gabung Line@savepmitaiwan

Cari Info Cepat !

14 June 2019

Ayo Daftar Edukasi Keuangan Dalam Rangka Pemberdayaan PMI !

KDEI Taipei kembali menyelenggarakan pelatihan tentang edukasi keuangan. Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank BNI, Kemnaker dan BNP2TKI.


Jangan lewatkan pelatihan langka ini ! 

Ingat waktunya, Minggu, tanggal 7 Juli 2019

Segera daftar di link berikut :

Info Lanjut Hubungi Nomor di dalam Leaflet di atas.

Terima kasih jika bermanfaat silahkan Share.



02 June 2019

Gemilang Idul Fitri Di Taipei 2019





Dikutip dari : Website KDEI Taipei


Dokumentasi NET.TV "Muslim Travelers" tentang Muslim di Taiwan

Berikut ini dokumentasi dari salah satu TV Nasional, NET.TV tentang muslim di Taiwan.
Pada menit ke 6, berisi penjelasan sekilas dari Analis Bidang Tenaga Kerja, KDEI Taipei.

Selamat menyaksikan !

31 May 2019

Hadiri, Taiwan Pencak Silat National Championship !

Sobat PMI Taiwan !

Jangan lewatkan kompetisi silat terbesar dan perdana di Taiwan "Taiwan Pencak Silat National Championship"


Disini alamatnya : Taipei Gymnasium, 7F (Beside of MRT Taipei Arena, exit 3)
https://bit.ly/30YIAbC

*Transportasi menuju Lokasi :
MRT jalur hijau turun di stasiun MRT Taipei Arena pintu exit 3, gedung brada di sebelah stasiun MRT.

臺北體育館
105台北市松山鎮
https://maps.app.goo.gl/XMtrszK6TYqhB2vu7

Sumber : FB GWO

24 May 2019

1 Bulan Lagi Berakhir Program Penyerahan WNA Ilegal di Taiwan


Sebagaimana dilansir dari http://news.immigration.gov.tw diposting 17 Mei 201 bahwa “Program Penyerahan WNA Ilegal di Taiwan” yang telah dipromosikan oleh pihak Departemen Imigrasi, Kementerian Dalam Negeri Taiwan (NIA) berlaku sejak 1 Januari 2019 hingga 30 Juni 2019 mendatang. Dalam program tersebut dinyatakan,  jika Anda telah menetap secara ilegal di Taiwan dan ingin menyerahkan diri ke Kantor Pelayanan Departemen Imigrasi (NIA), Anda tidak akan ditahan, hanya perlu membayar denda sebesar $2000 NTD, serta mendapatkan pengurangan waktu larangan masuk (blacklist) ke Taiwan. Selain itu, jika Anda memiliki majikan/agensi ilegal dan melaporkan mereka, seluruh biaya tiket perjalanan Anda akan ditanggung oleh majikan/agensi ilegal. Program ini sendiri dipromosikan dengan menggunakan 5 bahasa asing, antara lain Bahasa Mandarin, Inggris, Vietnam, Thailand, dan Indonesia.
Bulan Mei sudah tiba, sehingga program ini hanya menyisakan waktu 1 bulan lagi bagi mereka yang benar-benar ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyerahkan diri. Namun, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, ada beberapa hal yang luput diperhitungkan, sehingga WNA ilegal yang ingin menyerahkan diri merasa kebingungan, bagaimana cara melapor dan hal apa saja yang harus dipersiapkan.
Bagi WNA ilegal yang ingin menyerahkan diri, hal pertama yang patut Anda ketahui adalah domisili atau alamat di mana Anda sekarang tinggal menetap. Jika Anda tinggal di Taipei, maka lapor ke NIA Taipei, jika berada di Taoyuan, melaporlah ke NIA Taoyuan, dan jika Anda berada di Kaohsiung, laporkan diri Anda di NIA Kaohsiung. Petugas NIA tidak akan menerima kasus Anda, jika misalnya Anda menetap di New Taipei, tetapi melaporkan diri ke petugas NIA yang berada di Taipei.
Alamat Satuan Brigade Departemen Imigrasi Distrik Utara, Kota Taipei 
Hal berikut yang harus Anda ketahui, laporan penyerahan diri bukan dilakukan di Stasiun Pelayanan Keimigrasian NIA, melainkan di Satuan Brigade Departemen Imigrasi, Kementerian Dalam Negeri Taiwan atau Affairs Brigade (內政部移民署[北,中,南]區事務大隊) di mana lokasinya juga tergantung dengan domisili Anda, di utara, tengah, atau selatan. Sebagai contoh, jika WNA ilegal menetap di Kota Taipei, maka ia harus melaporkan diri ke Satuan Brigade Departemen Imigrasi Distrik Utara, Kota Taipei yang beralamat di Xinglong Road, Section 3 No. 306, Distrik Wenshan, Kota Taipei (116台北市文山區興隆路三段306號), telepon 02 2239 6393. Jika Anda pergi ke Stasiun Pelayanan Keimigrasian NIA yang berada di Guangzhou Street, No. 15, Distrik Zhongzheng, Kota Taipei, maka Anda pasti akan diminta untuk ke Satuan Brigade yang berada dekat MRT. RS. Wanfang. Untuk kota-kota atau daerah-daerah lainnya silakan melihat foto berikut:
Alamat-alamat tempat penyerahan diri di Taiwan
Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan?
Sebelum melaporkan diri ke Satuan Brigade, sebaiknya persiapkan paspor Anda (jika paspor masih Anda pegang dan masih berlaku). Jika paspor ditahan oleh agensi resmi, sebaiknya hubungi pihak agensi terkait agar masalah ini dapat diselesaikan. Jika paspor hilang atau sudah tidak berlaku lagi, maka nantinya Anda harus membuat Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) ke KDEI, setelah proses melaporkan diri selesai dilakukan.
Kedua, persiapkan foto diri Anda, dengan latar belakang putih berukuran 2 inch (2吋) atau berukuran 3.5 cm x 4.5 cm sebanyak 2 lembar. Jika tidak ada atau ketinggalan, di dekat Kantor Satuan Brigade umumnya ada kotak untuk membuat foto secara kilat, namun Anda harus mempersiapkan uang tambahan sebesar $150 NTD untuk foto berjumlah 8 lembar.
Suasana sekitar Satuan Brigade Departemen Imigrasi Kota Taipei , di seberang jalan terdapat kotak box untuk membuat foto secara kilat
Halte bus di depan Satuan Brigade Distrik Utara Kota Taipei 
Saat melapor, nantinya Anda akan diminta untuk menaruh sidik jari di mesin yang tersedia, atau diminta untuk memberikan nomor paspor. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui data Anda secara lengkap, sehingga dokumen Anda bisa mulai diproses. Setelahnya Anda akan diminta untuk mengisi formulir untuk kemudahan kegiatan dokumentasi. Formulir ini hanya 1 lembar, namun harus diisi selengkapnya, halaman pertama dan halaman kedua, lalu jangan lupa untuk menempelkan 1 lembar foto diri Anda di bagian foto yang telah disediakan.
Halaman pertama dari formulir yang harus Anda isi terkait dengan penyerahan diri Anda
Setelah proses selesai, Anda akan bertanya-tanya, bayar dendanya bagaimana? Nantinya Anda akan mendapatkan surat berapa denda yang harus dibayarkan, kapan waktu pembayaran maksimum. Anda harus membayar denda di Stasiun Pelayanan Keimigrasian NIA sesuai dengan kota dimana Anda berada, sebesar $ 2000 NTD. Jika Anda berada di Taipei, Anda harus ke Stasiun Pelayanan Keimigrasian NIA Taipei yang beralamat di  Guangzhou Street, No. 15, Distrik Zhongzheng, Kota Taipei (100台北市中正區廣州街15號). Setelah membayar, Anda akan mendapatkan cap kuitansi dari pihak NIA.
Stasiun Pelayanan Keimigrasian NIA di Taipei, dekat MRT Xiaonanmen
Pelayanan informasi di Stasiun Pelayanan NIA Taipei, bagi mereka yang menyerahkan diri dapat membayar denda di tempat ini
Konter pelayanan penerjemah di sisi kanan pintu utama Stasiun Pelayanan NIA Taipei, jika kesulitan dalam bidang bahasa, Anda dapat menghubungi petugas terkait
Jika paspor Anda tidak bermasalah, seluruh proses hingga pulang ke tanah air, menurut salah seorang WNA ilegal hanya memakan waktu sekitar 10 hari, tiket pesawat pun setelah itu dapat dipesan atau dibeli. namun jika Anda memiliki masalah terkait paspor dan berbagai dokumentasi lainnya, maka waktu tunggu Anda bisa lebih dari 10 hari.
Bagi mereka yang memiliki masalah terkait dengan dokumen perjalanan untuk kembali ke tanah air, berikut adalah penjelasan tertulis dari Bidang Keimigrasian KDEI Taipei. Anda dapat membuat SPLP setelah melapor ke Satuan Brigade, 
Surat edaran dari KDEI terkait pembuatan SPLP dalam Program Penyerahan Diri WNA Ilegal di Taiwan
Edaran dari KDEI Taipei terkait dengan aplikasi mengecek SPLP (sumber: Infokim Taipei)
Cara mengecek SPLP Anda (sumber: Infokim Taipei)
Apakah Anda akan ditahan dalam jangka waktu tersebut? Anda tidak akan ditahan, namun Anda hanya perlu menunggu kepastian.

PENGUMUMAN Wan an No. 42 : Pengumuman Latihan Tindakan Pencegahan



sumber: taiwannewssumber: taiwannews
Sumber : KDEI Taipei

23 May 2019

PENGUMUMAN Surat Ijin Merayakan Hari Raya Idul Fitri 2019

22 May 2019

Info Pelatihan Tour Guide sekaligus Buka Puasa Bersama di KDEI Taipei !

Sobat PMI Taiwan !


Lanjutan acara kemarin, kami menyelenggarakan Pelatihan "Tour Guide", sekaligus dirangkaikan dengan Buka Puasa bersama.

Waktu : Minggu, 26 Mei 2019
Tempat : Lt. 6 KDEI Taipei
Pukul : 15.00 - 19.00

Ada door prize-nya  !

Ayo jangan ketinggalan, tempat terbatas ! Segera daftar ke kontak person :
Pak Untung (HP. 0984221987).

"Jangan lupa ya, Minggu, tanggal 26 Mei 2019"

16 May 2019

Pelatihan "Ayo Berwirausaha" dan Buka Puasa Bersama KDEI Taipei

Sobat PMI Taiwan !

KDEI Taipei kembali menyelenggarakan Pelatihan "Ayo Berwirausaha", sekaligus dirangkaikan dengan Buka Puasa bersama.

Waktu : Minggu, 19 Mei 2019
Tempat : Lt. 6 KDEI Taipei
Pukul : 15.00 - 19.00

Ada door prize dan sertifikat pelatihan !

Ayo jangan ketinggalan, tempat terbatas ! Segera daftar ke kontak person :
Pak Untung (HP. 0984221987).


Semoga Bermanfaat !

08 May 2019

Perubahan Tarif Pelayanan Keimigrasian Dan Kekonsuleran 2019

Sumber : KDEI Taipei

07 May 2019

Kata dan Kalimat Mandarin yang berhubungan dengan Ramadhan

Source : freepik

Beberapa kata dan kalimat yang berhubungan dengan bulan RAMADHAN
1. Bulan puasa: Chai jie yue 齋戒月
Malam pertama bulan puasa: Yek Ci Chai 夜起齋
2. Puasa : Chai jie 齋戒
Cin She 禁食
Cin Che 禁吃
3. Lebaran idul fitri: Kai chai cie 開齋節
4. Buka puasa: Kai Chai 開齋
5. Makan sahur (bisa diartikan sarapan): Cao Can 早餐
6. Sholat: Cuo lipai 做禮拜
7. Sholat subuh: Chen Li pai 晨禮拜
8. Sholat dhuhur: Shang Li pai 晌禮拜
9. Sholat asar: Pu Li pai 晡禮拜
10. Sholat magrib: Hun Li pai 昏禮拜
11. Sholat isya: Xiao Li pai 宵禮拜
Sholat Tarawih: Dai luo wei ha li pai 泰洛威哈禮拜
12. Berniat: Ju Yi 舉意
13. Wudhu: Si siao cing 洗小凈
14. Mandi besar,: Si ta cing 洗大淨
15. Membaca: Nien 唸
16. Membaca Al Qur'an :Nien Gu Lan Cing 唸古蘭經
17. Dalam setahun sekali, telah tiba saatnya bulan puasa
一年一度的齋戒月將來臨
I nien yī dù de zhāi jiè yuè jiāng lái lín。
18. Kami seluruh admin pada kesempatan ini
我們管理員趁著這機會。
wǒ men guǎn lǐ yuán chèn zhe zhè jī huì.
19. Kepada semuanya ingin mengucapkan
要向大家說
Yào xiàng dà jiā shuō
20. Selamat menunaikan ibadah puasa
齋戒月快樂
zhāi jiè yuè kuài lè
21. Semoga ibadah puasanya diberi kelancaran
希望大家齋戒十分順利。
Sī wàng dà jiā zhāi jiè she fēn shùn lì.
22. Mohon teman-teman memaafkan segala kesalahan,
(Mohon maaf lahir dan batin)
請朋友們寬恕一切!
Chǐng péng yu men kuān shù i cie!
Semoga bermanfaat.
Dan Selamat menjalankan ibadah puasa !

05 May 2019

Exit Program PMI (2019) di Kaoshiung Berakhir



Kaohsiung, (05/05/19) - Exit Program PMI di Kaoshiung “Baking Class and Taiwanese Beverage, Pelatihan Dasar Tata Cara Ekspor, dan Diskusi tentang Manajemen Usaha” telah berakhir.

Pelatihan sesi terakhir untuk Kelas B untuk tema :  “Baking Class and Taiwanese Beverage, berlangsung dengan sukses di Kuochi Senior Vocational High School, No.84, Sanduo 2nd Rd., Lingya Dist., Kaohsiung), 國際商工高級中等學校 (802高雄市苓雅區三多二路84)

Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama antara KDEI Taipei dengan GWO.
Analis Bidang Tenaga Kerja, Kadir turut mendampingi pelaksanaan sesi terakhir ini. Pihaknya turut menyampaikan motivasi dan semangat kepada para PMI hendaknya mulai sekarang sudah dapat memikirkan rencana setelah purna kelak. Diharapkan materi yang disampaikan selama mengikuti pelatihan ini selama dua sesi dapat diterapkan kelak.

PMI peserta pelatihan tampak antusias dalam memperagakan skills pembuatan kue dan minuman ala Taiwan yang diajarkan oleh instruktur.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan pembagian sertifikat.

Dokumentasi lainnya :





Link lainnya : 


03 May 2019

PENGUMUMAN Jam Pelayanan KDEI Selama Bulan Puasa 2019


Sobat PMI Taiwan, sehubungan dengan Bulan Puasa maka sejak tanggal 6 Mei 2019 sampai dengan 4 Juni 2019, berikut ini jam kerja KDEI Taipei, mohon disimak !




01 May 2019

Dekatkan Pelayanan terhadap PMI, KDEI Taipei Gelar Mobile Service di Kaohsiung



Dekatkan Pelayanan terhadap PMI, KDEI Taipei Gelar Mobile Service di Kaohsiung
Kaohsiung, (28/04/19) -- KDEI Taipei menyelenggarakan Sosialisasi dan Mobile Service yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 – 16.00 di Kaohsiung Mosque No. 11, Jianjun Rd, Lingya District,Kaohsiung City,
Acara berlangsung dengan sukses yang dihadiri oleh ratusan masyarakat Indonesia yang berada di Kaohsiung dan sekitarnya. Partisipasi masyarakat kali ini yang didominasi PMI terbilang ada peningkatan bila dibandingkan dengan acara serupa di Taichung, Maret lalu.
Diawali dengan pemaparan seputar informasi dari Ditjen AHU Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Disampaikan seputar peraturan terkait dengan kewarganegaraan yang mesti diketahui oleh PMI di Taiwan antara lain terkait pelepasan maupun mendapatkan kembali kewarganegaraan RI.
Kegiatan pelayanan kepada masyarakat Indonesia di Kaohsiung yang dikemas dalam “Mobile Service” ini mendapat antusias positif dari masyarakat. Pelayanan terpadu tersebut meliputi pelayanan legalisir dokumen, pelayanan keimigrasian, dan pelayanan ketenagakerjaan.
Wakil Kepala KDEI Taipei dalam sambutannya mengapresiasi masyarakat Indonesia yang telah hadir serta menghimbau agar dapat mendengarkan materi penting yang disampaikan. Dalam diskusi interaktif disarankan untuk dapat digunakan untuk menyampaikan pertanyaan maupun keluhan/pengaduan terhadap kesulitan yang dialami oleh PMI selama bekerja di Taiwan.
PMI yang hadir sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Beberapa pertanyaan maupun saran dan kritik dapat ditanggapi dan dijelaskan oleh masing-masing narasumber.
Beberapa pertanyaan yang mengemuka antara lain informasi maupun permasalahan ketenagakerjaan misalnya perpanjangan kontrak tanpa pulang, pungutan agensi di luar ketentuan, informasi mengenai masa kerja di Taiwan, proses pindah majikan tanpa ada kejelasan,. Selain itu masih adanya perkelahian di sekitar PMI, diharapkan sosialisasi tentang komitmen bersama (hasil pertemuan dengan organisasi tanggal 3 Maret 2019 pada KDEI Taipei dapat disebarkan secara luas di Kaohsiung untuk mencegah perkelahian. Tak luput juga informasi tata cara pengurusan paspor dan SPLP, tata cara mendapatkan kembali kewarganegaraan maupun informasi tata cara menikah secara resmi melalui KDEI Taipei.
Dalam sesi pemaparan pada siang harinya, instansi terkait di Kaohsiung juga turut hadir diantaranya BLA, Imigrasi dan Kepolisian Kaohsiung.
Kepolisian District Lingya Kaohsiung, memaparkan tentang larangan penggunaan narkotika, larangan mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk dan pelecehan serta kekerasan seksual. Mereka menyampaikan bahwa hanya mendapatkan atau memiliki obat-obat terlarang termasuk melanggar ketentuan undang-undang pemerintah yang berlaku. Dalam peraturan pemerintah Taiwan, obat-obat terlarang dibagi menjadi 4 kelas dimana kelas 1 adalah obat terlarang yang paling keras dan hukuman bagi yang menggunakan bahkan memiliki paling berat diantara kelas lainnya.
Pengedar narkoba menggunakan berbagai cara dalam pengedaran antara menggunakan kemasan yang sering dijumpai di publik agar tidak mudah diidentifikasi oleh pihak kepolisian seperti dalam bentuk coklat, permen yang biasanya untuk diedarkan ke anak-anak, bungkus cemilan, dan dalam bungkus benda bermerek yang sering dijumpai dalam iklan.
Kepolisian menghimbau kepada PMI untuk tidak mabuk-mabukan saat bekerja terutama bagi yang bekerja di sektor nelayan dan pabrik. Polisi menghimbau tidak mengendarai mobil, sepeda motor, sepeda listrik atau sepeda dalam keadaan mabuk. Polisi menyampaikan tentang pelecehan seksual dan kekerasan seksual tidak terjadi hanya pada wanita saja, namun dapat terjadi pada pria. Apabila ada dari seorang kerabat atau orang lain yang menyinggung fisik yang membuat orang tersebut tidak nyaman, terintimidasi, mempengaruhi kinerja orang tersebut dianggap sebagai pelecehan seksual non fisik, meskipun pelaku tersebut menganggap percakapan tersebut lelucon. Pada umumnya untuk melaporkan apa yang terjadi yang berkaitan dengan pelecehan seksual non fisik diperlukan saksi atau bukti rekaman dari percakapan. Menurut peraturan pemerintah tentang denda pelecehan seksual non fisik akan dikenakan sebesar 10.000 NTD (Sepuluh Ribu New Taipei dollar) sampai 100.000 NTD (seratus ribu new Taipei dollar), pelecehan seksual yang fisik akan didenda sebesar 100.000NTD (seratus ribu new Taipei dollar) lebih atau dipenjara maksimal 2 tahun. Untuk pelanggar kekerasan seksual akan dipenjara dengan batas minimal 2 tahun sampai 10 tahun. Saluran pengaduan untuk pelecehan seksual dapat dihubungi dengan hotline 110 dan 113.
Pihak Imigrasi Taiwan, memaparkan tentang program penyerahan diri bagi PMI kaburan pada tanggal 1 Januari 2019 sampai dengan 30 juni 2019. PMI yang langsung menyerahkan diri akan diringankan biaya denda yang dari sebesar NT$ 10.000 (sepuluh ribu new Taipei dollar) menjadi NT$ 2.000 (dua ribu new Taipei dollar), tidak dipenjara, masa blacklist di kurangi menjadi ½ nya (apabila kurang dari 3 tahun tidak di blacklist) dan bagi yang melapor majikan atau agensi ilegalnya akan dibiayai tiket kepulangannya.
Pihak BLA Kaoshiung memaparkan peraturan dasar pekerja tenaga asing di sektor formal terutama di bidagn industri. Pada dasarnya di ketetapan peraturan yang baru, dasar gaji pokok pekerja asing di bidang formal adalah 23.100 NTD (dua puluh tiga ribu seratus new Taipei dollar). Mereka menyampaikan bahwa pekerja asing harus mendapatkan hak-haknya seperti asuransi kesehatan, asuransi tenaga kerja dan slip gaji dengan 2 bahasa yang disesuaikan dengan bahasa asal dari pekerja asing tersebut. Apabila saat majikan memberikan upah kurang dari hasil perhitungan dapat ditanyakan ke majikan langsung, atau dilaporkan ke agensi atau bahkan langsung melaporkan ke saluran pengaduan 1955. Selanjutnya BLA juga menyampaikan tentang cuti dan lembur. Apabila PMI tidak cuti pada tahun dimana PMI bekerja, maka majikan wajib mengganti hari lembur tersebut menjadi uang dalam perhitungan gaji. Pada hari libur nasional PMI tetap bekerja sebagai lembur, maka perhitungan uang gaji lembur pada hari itu adalah gaji satu hari.
Acara berlangsung tertib menjelang sore hari pukul 17.00. Jadwal selanjutnya adalah di Hualien yang direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 05 Mei 2019.


Dokumentasi Live : Credit by FB Yudi Setiawan 
Dokumentasi Foto :






28 April 2019

PMI Taiwan Diajarkan Menjadi Wirausaha Ekspor dan Pengusaha



Kaohsiung, (28/04/19) – Lanjutan kegiatan Exit Program di Kaohisung dihadiri oleh semua peserta (Kelas Pertama, dan Kedua), dengan target 70 orang.

Sesi kali ini sangat penting seputar tata cara ekspor yang langsung dipandu oleh pengusaha/Praktisi Ekspor, Bapak Nursyamsu Mahyuddin bekerja sama Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan RI.
Tema utama yang diusung adalah Merintis Wirausaha Ekspor. Di awal pembahasan disampaikan tentang resiko terbesar yakni gagal. Intinya bahwa jangan berhenti terus berusaha terus memperbaiki diri, memperbaiki sikap mental, bekerja lebih sungguh-sungguh, lebih serius dan lebih keras. Sebagai pengusaha harus mempunyai kemampuan baik hardskill (marketing, produksi dan manajemen) serta softskill (mengambil keputusan, analisis, prediksi).
Pemateri juga menyampaikan pengertian dan teori tentang ekspor, tata cara pengiriman, serta pengurusan dokumen ekspor. Dicontohkannya beberapa mantan PMI yang kini sudah sukses menjadi eksportir (Farid Fahmi).
Pemateri juga memotivasi para peserta dengan tips bagaimana memulai untuk menjadi wirausahawan ekspor diantara adalah meluruskan niat, menjauhkan rasa takut, gensi dan malu, mengikuti cara berfikir dan cara hidup pengusaha sukses.
Tidak lupa juga disampaikan tip 10 langkah memulai bisnis ekspor.
Dilanjutkan pada siang harinya tentang manajemen usaha disampaikan oleh instruktur dari pihak sekolah. Dalam kesempatan ini disampaikan seputar tata cara mengelola usaha ala Taiwan, yakni perencanaan bisnis kuliner, cara tepat dan menguntungkan.
Perencanaan diterangkan dari dasar yakni mulai dari situasi ekonomi, demografi, perubahan SDM, kepuasaan pelayanan, teknologi dan kreaktifitas baru, serta media online.
Pemateri menyampaikan antara lain prospek bisnis kuliner pada bidang pariwisata, perhotelan/pariwisata, fasilitasi rekreasi, restorant. Semuanya itu perlu manajemen pengelolaan yang baik.
Perlunya inovasi dalam usaha meliputi inovasi produk/layanan, skill, tim baru maupun inovasi prosedur. Dijelaskan juga tentang bisnis waralaba, serta memahami tujuan bisnis.
Langkah terpenting lainnya adalah tentang strategi dalam marketing dan promosi, hendaknya dapat dilakukan sesuai dengan trend kekinian antara lain penggunaan internet maupun app.
Selain itu dalam memulai usaha diperlukan tekad yang kuat serta perlunya perencanaan usaha yang matang, perlu menyusun business plan (perencanaan usaha) menyangkut perhitungan prospek bisnis, survey, kapan waktu tepat untuk memulai, calon pelanggan, mengetahui kompetitor, strategi marketing (penggunaan media online/offline, teknis menggaet pelanggan serta teknik-teknik lainnya.
Pelaksanaan pelatihan dalam Exit Program ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian khusus PMI, sehingga dapat berwirausaha atau mengisi kesempatan lapangan kerja ketika kembali ke Indonesia. Banyak manfaat dengan program ini antara lain membangkitkan semangat dan menumbuhkan mental berwirausaha, menambah jaringan dan relasi, bergabung dengan komunitas di Indonesia serta fasilitasi Pemberdayaan Terintegrasi sebagaimana yang digalakan oleh BNP2TKI.
Perjuangan para PMI dalam mengikuti pelatihan bukanlah hal yang mudah. Demi mendapat ilmu bekal kemandirian di Indonesia ini, beberapa diantaranya mesti berangkat dari pagi hari dari Taipei dan Tainan menuju Kaohsiung.
Acara penutupan pelatihan dihadiri oleh Wakil Kepala KDEI Taipei Bapak Teddy Surachmat serta didampingi oleh Bapak Farid Ma’ruf dan Kadir selaku Perwakilan BNP2TKI pada KDEI Taipei, GWO, Instruktur, Pihak Sekolah serta rekan-rekan PMI yang ada di Taiwan.
Wakil Kepala KDEI Taipei dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran PMI dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan ini guna untuk mendapatkan ilmu yang lebih dibandingkan apa yang telah didapatkan saat ini. Pihaknya mengapresiasi antusias para PMI dalam bekerja dan ada keinginan dan kemauan untuk maju. Diharapkan ilmu yang didapat dari pelatihan akan bermanfaat bagi para peserta untuk dikembangkan di Indonesia. Dianalogikan bahwa saat ini membawa benih sehingga dapat ditanam dan kelak menjadi buah yang dapat dipetik di Indonesia kelak.
Di akhir sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada guru-guru instruktur yang telah telah memberikan ilmu dan membagi waktu bersama-sama PMI sehingga dapat menyebarkan ilmu yang bermanfaat bagi masa depan PMI yang ada di Kaohsiung.
Dokumentasi Lainnya : 















BERITA ONLINE (RSS)

Rangkuman Berita Online Populer

LINE Penjawab Pertanyaan

加入好友