SARANA ADVOKASI & EDUKASI

Platform Penyebaran Informasi Ketenagakerjaan, Hukum, Peraturan serta Layanan Pengaduan PMI Taiwan

Aplikasi Mobile SAVE PMI Taiwan

Jangan Ketinggalan Info Ketenagakerjaan, Silahkan Instal Aplikasi Save Mobile Taiwan di Google Playstore

KDEI Taipei Gencar Sosialisasi Perpanjangan PK di Taiwan dan BPJS

Kini di Taiwan sudah bisa mendaftar online PK dan BPJS TK

(Update) Cara Perpanjang PK dan Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan

Pengumuman terbaru terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei.

FB SAVE PMI Taiwan

Ayo Bergabung dalam Grup SAVE PMI TAIWAN - Media Berbagi Seputar Ketenagakerjaan di Taiwan

Akun Line SAVE PMI TKI Taiwan

Ayo Gabung Line@savepmitaiwan

Cari Info Cepat !

16 May 2019

Pelatihan "Ayo Berwirausaha" dan Buka Puasa Bersama KDEI Taipei

Sobat PMI Taiwan !

KDEI Taipei kembali menyelenggarakan Pelatihan "Ayo Berwirausaha", sekaligus dirangkaikan dengan Buka Puasa bersama.

Waktu : Minggu, 19 Mei 2019
Tempat : Lt. 6 KDEI Taipei
Pukul : 15.00 - 19.00

Ada door prize dan sertifikat pelatihan !

Ayo jangan ketinggalan, tempat terbatas ! Segera daftar ke kontak person :
Pak Untung (HP. 0984221987).


Semoga Bermanfaat !

08 May 2019

Perubahan Tarif Pelayanan Keimigrasian Dan Kekonsuleran 2019

Sumber : KDEI Taipei

07 May 2019

Kata dan Kalimat Mandarin yang berhubungan dengan Ramadhan

Source : freepik

Beberapa kata dan kalimat yang berhubungan dengan bulan RAMADHAN
1. Bulan puasa: Chai jie yue 齋戒月
Malam pertama bulan puasa: Yek Ci Chai 夜起齋
2. Puasa : Chai jie 齋戒
Cin She 禁食
Cin Che 禁吃
3. Lebaran idul fitri: Kai chai cie 開齋節
4. Buka puasa: Kai Chai 開齋
5. Makan sahur (bisa diartikan sarapan): Cao Can 早餐
6. Sholat: Cuo lipai 做禮拜
7. Sholat subuh: Chen Li pai 晨禮拜
8. Sholat dhuhur: Shang Li pai 晌禮拜
9. Sholat asar: Pu Li pai 晡禮拜
10. Sholat magrib: Hun Li pai 昏禮拜
11. Sholat isya: Xiao Li pai 宵禮拜
Sholat Tarawih: Dai luo wei ha li pai 泰洛威哈禮拜
12. Berniat: Ju Yi 舉意
13. Wudhu: Si siao cing 洗小凈
14. Mandi besar,: Si ta cing 洗大淨
15. Membaca: Nien 唸
16. Membaca Al Qur'an :Nien Gu Lan Cing 唸古蘭經
17. Dalam setahun sekali, telah tiba saatnya bulan puasa
一年一度的齋戒月將來臨
I nien yī dù de zhāi jiè yuè jiāng lái lín。
18. Kami seluruh admin pada kesempatan ini
我們管理員趁著這機會。
wǒ men guǎn lǐ yuán chèn zhe zhè jī huì.
19. Kepada semuanya ingin mengucapkan
要向大家說
Yào xiàng dà jiā shuō
20. Selamat menunaikan ibadah puasa
齋戒月快樂
zhāi jiè yuè kuài lè
21. Semoga ibadah puasanya diberi kelancaran
希望大家齋戒十分順利。
Sī wàng dà jiā zhāi jiè she fēn shùn lì.
22. Mohon teman-teman memaafkan segala kesalahan,
(Mohon maaf lahir dan batin)
請朋友們寬恕一切!
Chǐng péng yu men kuān shù i cie!
Semoga bermanfaat.
Dan Selamat menjalankan ibadah puasa !

05 May 2019

Exit Program PMI (2019) di Kaoshiung Berakhir



Kaohsiung, (05/05/19) - Exit Program PMI di Kaoshiung “Baking Class and Taiwanese Beverage, Pelatihan Dasar Tata Cara Ekspor, dan Diskusi tentang Manajemen Usaha” telah berakhir.

Pelatihan sesi terakhir untuk Kelas B untuk tema :  “Baking Class and Taiwanese Beverage, berlangsung dengan sukses di Kuochi Senior Vocational High School, No.84, Sanduo 2nd Rd., Lingya Dist., Kaohsiung), 國際商工高級中等學校 (802高雄市苓雅區三多二路84)

Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama antara KDEI Taipei dengan GWO.
Analis Bidang Tenaga Kerja, Kadir turut mendampingi pelaksanaan sesi terakhir ini. Pihaknya turut menyampaikan motivasi dan semangat kepada para PMI hendaknya mulai sekarang sudah dapat memikirkan rencana setelah purna kelak. Diharapkan materi yang disampaikan selama mengikuti pelatihan ini selama dua sesi dapat diterapkan kelak.

PMI peserta pelatihan tampak antusias dalam memperagakan skills pembuatan kue dan minuman ala Taiwan yang diajarkan oleh instruktur.

Acara diakhiri dengan foto bersama dan pembagian sertifikat.

Dokumentasi lainnya :





Link lainnya : 


03 May 2019

PENGUMUMAN Jam Pelayanan KDEI Selama Bulan Puasa 2019


Sobat PMI Taiwan, sehubungan dengan Bulan Puasa maka sejak tanggal 6 Mei 2019 sampai dengan 4 Juni 2019, berikut ini jam kerja KDEI Taipei, mohon disimak !




01 May 2019

Dekatkan Pelayanan terhadap PMI, KDEI Taipei Gelar Mobile Service di Kaohsiung



Dekatkan Pelayanan terhadap PMI, KDEI Taipei Gelar Mobile Service di Kaohsiung
Kaohsiung, (28/04/19) -- KDEI Taipei menyelenggarakan Sosialisasi dan Mobile Service yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 – 16.00 di Kaohsiung Mosque No. 11, Jianjun Rd, Lingya District,Kaohsiung City,
Acara berlangsung dengan sukses yang dihadiri oleh ratusan masyarakat Indonesia yang berada di Kaohsiung dan sekitarnya. Partisipasi masyarakat kali ini yang didominasi PMI terbilang ada peningkatan bila dibandingkan dengan acara serupa di Taichung, Maret lalu.
Diawali dengan pemaparan seputar informasi dari Ditjen AHU Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Disampaikan seputar peraturan terkait dengan kewarganegaraan yang mesti diketahui oleh PMI di Taiwan antara lain terkait pelepasan maupun mendapatkan kembali kewarganegaraan RI.
Kegiatan pelayanan kepada masyarakat Indonesia di Kaohsiung yang dikemas dalam “Mobile Service” ini mendapat antusias positif dari masyarakat. Pelayanan terpadu tersebut meliputi pelayanan legalisir dokumen, pelayanan keimigrasian, dan pelayanan ketenagakerjaan.
Wakil Kepala KDEI Taipei dalam sambutannya mengapresiasi masyarakat Indonesia yang telah hadir serta menghimbau agar dapat mendengarkan materi penting yang disampaikan. Dalam diskusi interaktif disarankan untuk dapat digunakan untuk menyampaikan pertanyaan maupun keluhan/pengaduan terhadap kesulitan yang dialami oleh PMI selama bekerja di Taiwan.
PMI yang hadir sangat antusias dengan materi yang disampaikan. Beberapa pertanyaan maupun saran dan kritik dapat ditanggapi dan dijelaskan oleh masing-masing narasumber.
Beberapa pertanyaan yang mengemuka antara lain informasi maupun permasalahan ketenagakerjaan misalnya perpanjangan kontrak tanpa pulang, pungutan agensi di luar ketentuan, informasi mengenai masa kerja di Taiwan, proses pindah majikan tanpa ada kejelasan,. Selain itu masih adanya perkelahian di sekitar PMI, diharapkan sosialisasi tentang komitmen bersama (hasil pertemuan dengan organisasi tanggal 3 Maret 2019 pada KDEI Taipei dapat disebarkan secara luas di Kaohsiung untuk mencegah perkelahian. Tak luput juga informasi tata cara pengurusan paspor dan SPLP, tata cara mendapatkan kembali kewarganegaraan maupun informasi tata cara menikah secara resmi melalui KDEI Taipei.
Dalam sesi pemaparan pada siang harinya, instansi terkait di Kaohsiung juga turut hadir diantaranya BLA, Imigrasi dan Kepolisian Kaohsiung.
Kepolisian District Lingya Kaohsiung, memaparkan tentang larangan penggunaan narkotika, larangan mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk dan pelecehan serta kekerasan seksual. Mereka menyampaikan bahwa hanya mendapatkan atau memiliki obat-obat terlarang termasuk melanggar ketentuan undang-undang pemerintah yang berlaku. Dalam peraturan pemerintah Taiwan, obat-obat terlarang dibagi menjadi 4 kelas dimana kelas 1 adalah obat terlarang yang paling keras dan hukuman bagi yang menggunakan bahkan memiliki paling berat diantara kelas lainnya.
Pengedar narkoba menggunakan berbagai cara dalam pengedaran antara menggunakan kemasan yang sering dijumpai di publik agar tidak mudah diidentifikasi oleh pihak kepolisian seperti dalam bentuk coklat, permen yang biasanya untuk diedarkan ke anak-anak, bungkus cemilan, dan dalam bungkus benda bermerek yang sering dijumpai dalam iklan.
Kepolisian menghimbau kepada PMI untuk tidak mabuk-mabukan saat bekerja terutama bagi yang bekerja di sektor nelayan dan pabrik. Polisi menghimbau tidak mengendarai mobil, sepeda motor, sepeda listrik atau sepeda dalam keadaan mabuk. Polisi menyampaikan tentang pelecehan seksual dan kekerasan seksual tidak terjadi hanya pada wanita saja, namun dapat terjadi pada pria. Apabila ada dari seorang kerabat atau orang lain yang menyinggung fisik yang membuat orang tersebut tidak nyaman, terintimidasi, mempengaruhi kinerja orang tersebut dianggap sebagai pelecehan seksual non fisik, meskipun pelaku tersebut menganggap percakapan tersebut lelucon. Pada umumnya untuk melaporkan apa yang terjadi yang berkaitan dengan pelecehan seksual non fisik diperlukan saksi atau bukti rekaman dari percakapan. Menurut peraturan pemerintah tentang denda pelecehan seksual non fisik akan dikenakan sebesar 10.000 NTD (Sepuluh Ribu New Taipei dollar) sampai 100.000 NTD (seratus ribu new Taipei dollar), pelecehan seksual yang fisik akan didenda sebesar 100.000NTD (seratus ribu new Taipei dollar) lebih atau dipenjara maksimal 2 tahun. Untuk pelanggar kekerasan seksual akan dipenjara dengan batas minimal 2 tahun sampai 10 tahun. Saluran pengaduan untuk pelecehan seksual dapat dihubungi dengan hotline 110 dan 113.
Pihak Imigrasi Taiwan, memaparkan tentang program penyerahan diri bagi PMI kaburan pada tanggal 1 Januari 2019 sampai dengan 30 juni 2019. PMI yang langsung menyerahkan diri akan diringankan biaya denda yang dari sebesar NT$ 10.000 (sepuluh ribu new Taipei dollar) menjadi NT$ 2.000 (dua ribu new Taipei dollar), tidak dipenjara, masa blacklist di kurangi menjadi ½ nya (apabila kurang dari 3 tahun tidak di blacklist) dan bagi yang melapor majikan atau agensi ilegalnya akan dibiayai tiket kepulangannya.
Pihak BLA Kaoshiung memaparkan peraturan dasar pekerja tenaga asing di sektor formal terutama di bidagn industri. Pada dasarnya di ketetapan peraturan yang baru, dasar gaji pokok pekerja asing di bidang formal adalah 23.100 NTD (dua puluh tiga ribu seratus new Taipei dollar). Mereka menyampaikan bahwa pekerja asing harus mendapatkan hak-haknya seperti asuransi kesehatan, asuransi tenaga kerja dan slip gaji dengan 2 bahasa yang disesuaikan dengan bahasa asal dari pekerja asing tersebut. Apabila saat majikan memberikan upah kurang dari hasil perhitungan dapat ditanyakan ke majikan langsung, atau dilaporkan ke agensi atau bahkan langsung melaporkan ke saluran pengaduan 1955. Selanjutnya BLA juga menyampaikan tentang cuti dan lembur. Apabila PMI tidak cuti pada tahun dimana PMI bekerja, maka majikan wajib mengganti hari lembur tersebut menjadi uang dalam perhitungan gaji. Pada hari libur nasional PMI tetap bekerja sebagai lembur, maka perhitungan uang gaji lembur pada hari itu adalah gaji satu hari.
Acara berlangsung tertib menjelang sore hari pukul 17.00. Jadwal selanjutnya adalah di Hualien yang direncanakan akan diselenggarakan pada tanggal 05 Mei 2019.


Dokumentasi Live : Credit by FB Yudi Setiawan 
Dokumentasi Foto :






28 April 2019

PMI Taiwan Diajarkan Menjadi Wirausaha Ekspor dan Pengusaha



Kaohsiung, (28/04/19) – Lanjutan kegiatan Exit Program di Kaohisung dihadiri oleh semua peserta (Kelas Pertama, dan Kedua), dengan target 70 orang.

Sesi kali ini sangat penting seputar tata cara ekspor yang langsung dipandu oleh pengusaha/Praktisi Ekspor, Bapak Nursyamsu Mahyuddin bekerja sama Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementrian Perdagangan RI.
Tema utama yang diusung adalah Merintis Wirausaha Ekspor. Di awal pembahasan disampaikan tentang resiko terbesar yakni gagal. Intinya bahwa jangan berhenti terus berusaha terus memperbaiki diri, memperbaiki sikap mental, bekerja lebih sungguh-sungguh, lebih serius dan lebih keras. Sebagai pengusaha harus mempunyai kemampuan baik hardskill (marketing, produksi dan manajemen) serta softskill (mengambil keputusan, analisis, prediksi).
Pemateri juga menyampaikan pengertian dan teori tentang ekspor, tata cara pengiriman, serta pengurusan dokumen ekspor. Dicontohkannya beberapa mantan PMI yang kini sudah sukses menjadi eksportir (Farid Fahmi).
Pemateri juga memotivasi para peserta dengan tips bagaimana memulai untuk menjadi wirausahawan ekspor diantara adalah meluruskan niat, menjauhkan rasa takut, gensi dan malu, mengikuti cara berfikir dan cara hidup pengusaha sukses.
Tidak lupa juga disampaikan tip 10 langkah memulai bisnis ekspor.
Dilanjutkan pada siang harinya tentang manajemen usaha disampaikan oleh instruktur dari pihak sekolah. Dalam kesempatan ini disampaikan seputar tata cara mengelola usaha ala Taiwan, yakni perencanaan bisnis kuliner, cara tepat dan menguntungkan.
Perencanaan diterangkan dari dasar yakni mulai dari situasi ekonomi, demografi, perubahan SDM, kepuasaan pelayanan, teknologi dan kreaktifitas baru, serta media online.
Pemateri menyampaikan antara lain prospek bisnis kuliner pada bidang pariwisata, perhotelan/pariwisata, fasilitasi rekreasi, restorant. Semuanya itu perlu manajemen pengelolaan yang baik.
Perlunya inovasi dalam usaha meliputi inovasi produk/layanan, skill, tim baru maupun inovasi prosedur. Dijelaskan juga tentang bisnis waralaba, serta memahami tujuan bisnis.
Langkah terpenting lainnya adalah tentang strategi dalam marketing dan promosi, hendaknya dapat dilakukan sesuai dengan trend kekinian antara lain penggunaan internet maupun app.
Selain itu dalam memulai usaha diperlukan tekad yang kuat serta perlunya perencanaan usaha yang matang, perlu menyusun business plan (perencanaan usaha) menyangkut perhitungan prospek bisnis, survey, kapan waktu tepat untuk memulai, calon pelanggan, mengetahui kompetitor, strategi marketing (penggunaan media online/offline, teknis menggaet pelanggan serta teknik-teknik lainnya.
Pelaksanaan pelatihan dalam Exit Program ini diharapkan dapat meningkatkan keahlian khusus PMI, sehingga dapat berwirausaha atau mengisi kesempatan lapangan kerja ketika kembali ke Indonesia. Banyak manfaat dengan program ini antara lain membangkitkan semangat dan menumbuhkan mental berwirausaha, menambah jaringan dan relasi, bergabung dengan komunitas di Indonesia serta fasilitasi Pemberdayaan Terintegrasi sebagaimana yang digalakan oleh BNP2TKI.
Perjuangan para PMI dalam mengikuti pelatihan bukanlah hal yang mudah. Demi mendapat ilmu bekal kemandirian di Indonesia ini, beberapa diantaranya mesti berangkat dari pagi hari dari Taipei dan Tainan menuju Kaohsiung.
Acara penutupan pelatihan dihadiri oleh Wakil Kepala KDEI Taipei Bapak Teddy Surachmat serta didampingi oleh Bapak Farid Ma’ruf dan Kadir selaku Perwakilan BNP2TKI pada KDEI Taipei, GWO, Instruktur, Pihak Sekolah serta rekan-rekan PMI yang ada di Taiwan.
Wakil Kepala KDEI Taipei dalam sambutannya mengapresiasi kehadiran PMI dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan ini guna untuk mendapatkan ilmu yang lebih dibandingkan apa yang telah didapatkan saat ini. Pihaknya mengapresiasi antusias para PMI dalam bekerja dan ada keinginan dan kemauan untuk maju. Diharapkan ilmu yang didapat dari pelatihan akan bermanfaat bagi para peserta untuk dikembangkan di Indonesia. Dianalogikan bahwa saat ini membawa benih sehingga dapat ditanam dan kelak menjadi buah yang dapat dipetik di Indonesia kelak.
Di akhir sambutannya beliau mengucapkan terima kasih kepada guru-guru instruktur yang telah telah memberikan ilmu dan membagi waktu bersama-sama PMI sehingga dapat menyebarkan ilmu yang bermanfaat bagi masa depan PMI yang ada di Kaohsiung.
Dokumentasi Lainnya : 















27 April 2019

Sosialisasi Ketenagakerjaan pada PMI Pintung

Pintung, (27/04/19) — KDEI Taipei kerap melakukan sosialisasi ketenagakerjaan pada PMI yang bekerja di Taiwan. Kegiatan rutin ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman maupun penyegaran terhadap konten informasi terbaru seputar ketenagakerjaan.
Analis Bidang Tenaga Kerja, Farid Ma’ruf dan Kadir hadir kali ini dalam sosialisasi ketenagakerjaan bersama PMI Pintung yang diselenggarakan oleh salah satu organisasi PMI, FORSIMASPIT (Forum Silaturahmi Masyarakat Pintung) dibawah pimpinan Idi Rasidi. Hadir pula perwakilan dari Masjid Annur Donggang.
Pertemuan berlangsung santai dan padat konten ketenagakerjaan, serta informatif tersebut digelat di Baitul Jannah, salah satu mushola PMI di Pintung.
Dalam kesempatan ini disampaikan materi utama antara lain permasalahan yang sering dihadapi oleh PMI, tips dalam penyelesaian masalah, tool pengaduan dan informasi melalui platform familiar, yaitu SAVE PMI Taiwan.
SAVE (singkatan dari Sarana Advokasi dan Edukasi) PMI Taiwan hadir dalam mode android yang langsung diunduh oleh para peserta kegiatan. Beberapa keunggulan platform tersebut adalah adanya mesin penjawab serta gudangnya info terkait PMI.
Turut dihimbau juga agar mewaspadai berbagai modus penipuan yang kerap terjadi. Cara mudah mendeteksi adalah adanya nomor-nomor baru dan asing yang menawarkan jasa atau indikasi meminta uang jasa maupub mengatasnamakan pejabat maupub kantor pemerintah. PMI dihimbau agar waspada.
Kehadiran KDEI Taipei dalam acara sosialisasi maupun kegiatan seperti ini sangat dinantikan oleh masyarakat khususnya PMI. Seluruh pertanyaan dapat dijawab serta masukan dari peserta akan diupayakan tindaklanjutnya.

6 PMI di Kaohsiung Mendapatkan Predikat PMI Teladan

Kaoshiung (27/04/19) — Pemerintah Kota Kaohsiung kembali menggelar pemilihan Pekerja Migran Asing tahun ini. Acara dibuka langsung oleh Walikota Kaohsiung
Dalam kegiatan ini, 6 PMI berhasil terpilih menjadi PMI teladan.
Semoga menginspirasi PMI lainnya untuk tetap bekerja dengan baik, apalagi sampai berprestasi di Bumi Rantau Formosa.
Selamat ya !
Dokumentasi :




22 April 2019

Pelatihan Keterampilan PMI (Exit Program) di Kaohsiung Kick Off !



Kaohsiung (21/04/19) – KDEI Taipei kembali menggelar Pelatihan Keterampilan PMI bekerja sama dengan GWO Taiwan. Kali ini dilaksanakan untuk pertama kalinya di Kaohsiung, Taiwan bagian selatan.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk membekali para PMI khususnya yang menjelang purna sebagai bekal untuk dapat melanjutkan usaha setelah pulang di Indonesia. Acara perdana Kelas A dihadiri oleh 30 PMI yang berasal dari wilayah Kaohsiung dan sekitarnya.

Sekitar pukul 09.00 para PMI sudah memenuhi salah satu ruangan khusus Pelatihan Tata Boga di Kuochi Senior Vocational High School, No.84, Sanduo 2nd Rd., Lingya Dist., Kaohsiung), 國際商工高級中等學校 (802高雄市苓雅區三多二路84).

Kegiatan pelatihan sebelumnya hanya dipusatkan di Taipei, namun mengingat tingginya permintaan PMI khususnya di daerah selatan akhirnya pada tahun 2019 dicoba dilakukan di Kaohsiung.

Pelaksanaan Kegiatan Exit Program ini berlangsung terdiri dari dua Kelas (Kelas A dan Kelas B) yang dilaksanakan dalam dua sesi pertemuan. Pertemuan pertama diisi yakni Baking Class (Pembuatan Kue) dan Taiwanese Beverage (Pembuatan Minuman Khas Taiwan).

Hadir dalam pertemuan perdana Kelas A, Kadir selaku Analis Bidang Ketenagakerjaan KDEI Taipei turut memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta.
“Harapannya adalah para PMI dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya guna memberikan pengetahuan dasar untuk mulai memikirkan usaha yang dapat dikembangkan setelah kembali ke tanah air. Tantangan dalam melaksanakan exit program ini adalah meyakinkan para PMI terhadap konten pelatihan yang dilaksanakan”, ujarnya dalam keterangannya.

KDEI Taipei juga mengapresiasi antusias para PMI peserta dalam menghadiri Exit Program tersebut. Diantaranya ada yang jauh-jauh datang dari Taipei untuk bisa mengikuti acara dimaksud.

Salah satu peserta pelatihan, Ahmad Royani menyampaikan bahwa dengan adanya pelatihan ini menambah ilmu baru yang bisa di kembangkan nanti di Indonesia, serta dirinya berharap semoga bisa menjadi pengusaha sukses.
“Sudah bertahun tahun di Taiwan, susah banget cari kesempatan seperti ini”, ujar Neni, peserta lainnya.

Secara umum para peserta terlihat antusias dan dapat menyerap materi pelatihan yang disampaikan. Pertemuan selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 28 April 2019 di tempat yang sama dengan materi tentang Pelatihan Dasar Tata Cara Ekspor dan Diskusi tentang Manajemen Usaha.

Dokumentasi Lainnya :











Juga diberitakan di :

20 April 2019

Memutuskan kontrak lebih awal, apakah dikenakan denda ?

Sobat PMI Taiwan !

Denda karena memutuskan kontrak bisa saja terjadi karena kontrak dijalani untuk tiga tahun. Sobat masih ingat kan sudah tanda tangan dan berkomitmen untuk bekerja selama tiga tahun. Cara lebih baiknya kalau memang ingin memutuskan sepihak bicarakan dan rundingkan baik-baik dengan majikannya ! Satu sisi memang jika memutuskan di tengah jalan ada yang dirugikan. Makanya carilah jalan tengah yang terbaik yang menguntung kedua belah pihak. Bijaksanalah dalam menyikapi hal tersebut.

Jika memang alasannya kuat untuk memutuskan kontrak sampaikan dengan jelas dan jujur agar majikan Anda bisa memahami Anda.

Jadi kesimpulannya : 1. Harus terlebih dahulu melihat surat kontrak kerja yang ditanda tangani apakah ada menyebutkan hal ini, jika ada perselisihan maka dapat melalui telepon ke 1955 untuk dilakukan pengaduan. 2. Berdasarkan Undang-undang Tenaga Kerja dan Undang-undang Layanan Ketenagakerjaan yang berlaku, Majikan tidak diperbolehkan untuk menahan gaji TKI sebagai denda atau biaya ganti rugi.

Baca juga info lain  : http://www.savepmi-taiwan.org/2017/09/apa-sanksi-memutuskan-kontrak-sebelum.html

Pindah agensi, apakah memungkinan ?

Sumber : Google images

Sobat PMI di Taiwan,

Mencoba menjawab pertanyaan dari rekan-rekan tentang pindah agensi !

Selama anda bekerja di Taiwan diikat dengan beberapa ketentuan, salah satunya adalah Anda mempunyai perjanjian dengan agensi, apakah sudah pernah baca contoh perjanjian dengan agensi, jika belum baca ini dulu : http://www.savepmi-taiwan.org/2018/10/menelusuri-template-perjanjian-antara.html

Pahami dulu ! Nah bagaimana jika memutuskan untuk pindah agensi (tentunya bisa saja) jika sepakat untuk pindah dengan agensinya yang sekarang. Salah satu pihak yang harus sepakat juga adalah majikan Anda, karena majikan anda punya kontrak juga dengan agensi.

Selama anda membayar agensi bulanan, bagaimana dengan kinerja agensi apakah telah menjalankan kewajibannya ? sesuai dengan perjanjian yang disepakati bersama ? atau jangan-jangan tidak dapat merespon ketika anda memerlukan bantuan. Anda dapat pertimbangkan itu sebagai suatu alasan. Tentunya anda sendiri dan majikan yang mengetahui kinerja agensi Anda.

Solusinya adalah agensi, majikan dan PMI harus duduk bersama rundingkan untuk memutuskan pindah atau tidak (jadi tidak bisa sepihak ya).

Semoga menjawab !

Bila Akong/Ama yang dirawat atau majikan meninggal dunia, apa yang harus dilakukan PMI ?

Sumber : Google

Sobat PMI Taiwan !
Bila pasien atau majikan anda meninggal dunia, maka merupakan salah satu syarat untuk pindah majikan, silahkan hubungi agensi Anda atau bisa juga langsung ke 1955 atau konseling, Anda akan dibantu untuk proses pindah majikan di Taiwan, anda akan dibantu dicarikan majikan baru, sementara anda akan ditampung dulu di penampungan agensi atau shelter Disnaker setempat.
Terima kasih semoga lancar dan cepat dapat majikan baru.

Pastikan tidak dimintai biaya di luar ketentuan selama pergantian majikan. Bila Ada Indikasi pungutan di luar ketentuan laporkan ke 1955 tunjukan bukti. Karena itu bertentangan dengan peraturan Taiwan, baca disini

Baca juga : https://www.savepmi-taiwan.org/2017/02/proses-ganti-majikan-di-taiwan.html

18 April 2019

Setelah Kaohsiung, Layanan Mobile Service KDEI Taipei juga akan diadakan di Hualien (05 Mei 2019)

Info Sosialisasi dan Mobile Service KDEI Taipei yang dilaksanakan di Hualien
tanggal 05 Mei 2019

Ayo rekan-rekan PMI yang berada di daerah Kaoshiung dan sekitarnya, manfaatkan layanan tersebut, jangan lewatkan Sosialisasi dan Mobile Service KDEI Taipei

Layanan Publik yang akan dilaksanakan :
- Pelayanan Keimigrasian (Paspor / SPLP),
- Pelayanan Kekonsuleran (legalisasi dokumen WNI, surat kuasa, dll),

- Pelayanan Ketenagakerjaan (pendaftaran perpanjangan kontrak tanpa pulang, cek status BPJS Ketenagakerjaan,, informasi dan pengaduan PMI, App SAVE PMI Taiwan, dll). 

Simak ilustrasi berikut ini :


Terima kasih semoga bermanfaat !

KDEI Taipei akan Gelar Mobile Service di Kaohsiung, Layanan apa saja ?

Info Sosialisasi dan Mobile Service KDEI Taipei yang dilaksanakan di Kaohsiung
tanggal 28 April 2019

Ayo rekan-rekan PMI yang berada di daerah Kaoshiung dan sekitarnya, manfaatkan layanan tersebut, jangan lewatkan Sosialisasi dan Mobile Service KDEI Taipei

Layanan Publik yang akan dilaksanakan :
- Pelayanan Keimigrasian (Paspor / SPLP),
- Pelayanan Kekonsuleran (legalisasi dokumen WNI, surat kuasa, dll),

- Pelayanan Ketenagakerjaan (pendaftaran perpanjangan kontrak tanpa pulang, cek status BPJS Ketenagakerjaan,, informasi dan pengaduan PMI, App SAVE PMI Taiwan, dll). 

Simak ilustrasi berikut ini :



Semoga bermanfaat, terima kasih !

13 April 2019

Ancang-ancang Perpanjangan Kontrak Bayar Apa saja ?



Sobat PMI Taiwan, bagi yang mau perpanjang kontrak biaya apa saya yang disiapkan ?

Coba Simak Tabel perkiraan biaya berikut ini :
No.
Komponen
Biaya
Pihak Yang Menanggung
Keterangan
PMI
Majikan
1.
Pengurusan dokumen perpanjangan kontrak di MOL Taiwan
NT$ 200 – 300
V
V

2.
Perpanjang ARC
NT$ 1.000/tahun atau NT$ 3.000/3 tahun (jika paspornya aktif lebih dari 3 tahun)
V
-

3.
Asuransi BPJS Ketenagakerjaan
Rp. 486.000 (premi untuk 3 tahun kontrak atau Rp. 13.500 per bulan) serta biaya administrasi bank (tiap bank bisa berbeda)
V
-

4.
Asuransi Lokal Taiwan
Premi bervariasi tergantung kantor asuransi
-
V
Pasal 30, Permenaker No. 22 Tahun 2014.
5.
Legalisasi Dokumen (Endors) pada KDEI Taipei
NT$ 850
-
V
6.
Medical Checkup
NT$ 2.000
V


7.
ASKES (bulan pertama)
NT$ 325
V


8.
ASTEK (bulan pertama)
NT$ 462
V

Khusus Formal
*)Tabel simulasi saja, dapat berubah sewaktu-waktu tergantung peraturan terkait di Taiwan dan Indonesia.

Catatan :
1.       Merujuk pada Peraturan Ketenagakerjaan Taiwan khususnya Pasal 52, Employment Service Act (Amandemen 03 November 2016) sebagaimana diperjelas dalam Release Press Workforce Development Agency, Ministry of Labor Taiwan tanggal 26 April 2017 tentang ketentuan bahwa agensi tidak diperkenankan memungut biaya tambahan di luar biaya pelayanan (agency service) kepada TKA yang melakukan perpanjang kontrak tanpa pulang.
2.     Bagi PMI yang dikenakan pembebanan biaya tambahan di luar ketentuan tersebut diharapkan dapat melaporkan ke Pusat Layanan WDA: 02-89956000Saluran Pengaduan 1955 maupun ke KDEI Taipei melalui telepon: 02-8752-6170 ext 639, 618, atau melalui email:ieto@ms8.hinet.net dengan melampirkan bukti pembayaran serta bukti pendukung lainnya.

Diolah dari :

BERITA ONLINE (RSS)

Rangkuman Berita Online Populer

LINE Penjawab Pertanyaan

加入好友