SARANA ADVOKASI & EDUKASI

Platform Penyebaran Informasi Ketenagakerjaan, Hukum, Peraturan serta Layanan Pengaduan PMI Taiwan

Aplikasi Mobile SAVE PMI Taiwan

Jangan Ketinggalan Info Ketenagakerjaan, Silahkan Instal Aplikasi Save Mobile Taiwan di Google Playstore

KDEI Taipei Gencar Sosialisasi Perpanjangan PK di Taiwan dan BPJS

Kini di Taiwan sudah bisa mendaftar online PK dan BPJS TK

(Update) Cara Perpanjang PK dan Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan

Pengumuman terbaru terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei.

FB SAVE PMI Taiwan

Ayo Bergabung dalam Grup SAVE PMI TAIWAN - Media Berbagi Seputar Ketenagakerjaan di Taiwan

Akun Line SAVE PMI TKI Taiwan

Ayo Gabung Line@savepmitaiwan

Cari Info Cepat !

23 August 2019

Pemda Provinsi Banten dan BNP2TKI Dorong PMI Purna Lebih Berdaya dan Mandiri Melalui Wirausaha


Serang, BNP2TKI, Selasa (20/08/2019) - Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Serang bersama BNP2TKI mengikuti kegiatan “Rapat Koordinasi Kebijakan dan Pengembangan Kewirausahaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna di Ruang Rapat Lantai 7 SKPD Terpadu Provinsi Banten, Rabu 14 Agustus 2019. Rapat ini diselenggarakan oleh Biro Bina Perekonomian Setda Provinsi Banten.
Rapat Koordinasi ini dihadiri perwakilan dari masing-masing Dinas Tenaga Kerja serta Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten/Kota se-provinsi Banten. Rapat di pimpin oleh Mahdani selaku Plt. Kepala Biro Bina Perekonomian Setda Provinsi Banten.
Menurut Mahdani, sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus dilakukan dalam rangka menyelaraskan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017. “Salah satu upaya sebagai bentuk Pelindungan Pekerja Migran Indonesia adalah dengan menjalankan program pengembangan kewirausahaan untuk PMI Purna khususnya asal provinsi Banten agar mereka tidak kembali lagi bekerja ke luar negeri dan mau berwirausaha di daerahnya. Hal ini juga secara tidak langsung dapat mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Banten”, ujarnya.
Di tempat yang sama, Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, A. Gatot Hermawan dalam paparannya menambahkan, alur program Pemberdayaan PMI Purna salah satunya adalah mencakup pemberdayaan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
Goal-nya Pemberdayaan PMI Purna ini adalah untuk mewujudkan PMI EMAS. E-nya yaitu Ekonomi, ekonomi PMI dan keluarganya meningkat; M-nya yaitu Mandiri, PMI mandiri tanpa perlu bekerja ke luar negeri; A-nya yaitu Aman, aman dalam bekerja dan berusaha; dan S-nya yaitu Sejahtera, PMI dapat sejahtera bersama keluarganya”, ujarnya.
Selanjutnya, kegiatan rapat koordinasi ini masih akan berkelanjutan kedepannya sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menghasilkan beberapa rumusan kebijakan tentang program pengembangan kewirausahaan PMI Purna dengan harapan menghasilkan suatu Peraturan Daerah sebagai payung hukum dalam pelaksanaannya nanti.

17 August 2019

Gaji Pokok PMI Sektor Formal Taiwan Diperkirakan Kembali Naik Tahun 2020

Ilustrasi Google


Dikutip dari media online PTS Taiwan bahwa Upah minimum bulanan di Taiwan tahun depan akan dinaikkan dari NT$23.100 menjadi NT$23.800. Kenaikan yang disetujui dalam rapat Kementrian Ketenagakerjaan (MOL) sepanjang enam jam ini diperkirakan menguntungkan 2,3 jutaan orang, dan adalah kali keempatnya secara berturutan mengalami kenaikan.

Sebelum rapat peratifikasian dimulai, perwakilan serikat buruh mengungkapkan dukungan bagi kenaikan upah minimum, mengingat bahwa gaji bulanan pokok di Taiwan hanya menduduki urutan ke 18 di antara 28 negara OECD dan gaji per jam juga lebih rendah dari angka rata-rata.

Anggota komisi peratifikasi dari serikat buruh // Zhuang Jue-an. Di sini kami mengimbau perwakilan pihak majikan Tidak lagi menggunakan pembekuan sebagai alat Seharusnya bersimpati pada kami dari pihak buruh

Sementara itu, pihak majikan menggagaskan pembekuan standar upah minimum tahun depan. Usai rapat, perwakilan pihak majikan mengungkapkan sikap tidak puas dan menolak mendukung kenaikan yang diklaim dilaksanakan pemerintah demi keuntungan pemilu.

Anggota komisi peratifikasi dari perwakilan majikan // He Yu Kalian meminjam pemerintah untuk menetapkan kebijakan Dari pihak perwakilan majikan Kami tidak akan mendukung kebijakan bapak menteri Serikat buruh imbau sistematisasi upah minimum

Serikat buruh mengritik bahwa alasan penolakan dari pihak majikan selalu sama saja setiap tahun. Saat meyakinkan kenaikan berturutan empat tahun, mereka mengeluh bahwa skala kenaikan gaji bulanan hanya 3%, juga menyesalkan kembali gagalnya Taiwan dalam merespon masalah rendahnya gaji, dan sekali lagi menyerukan Presiden Tsai Ing-wen menunaikan janji politiknya untuk mensistematisasi upah minimum.

Catatan Tambahan dari Penulis untuk Sektor Informal :
Perlu dipahami bahwa kenaikan gaji PMI Sektor Informal tidak otomatis (sebagaimana halnya sektor formal) dikarenakan sektor informal tidak masuk dalam Peraturan Perburuhan Taiwan. Untuk kenaikan gaji informal melalui kesepakatan antara Indonesia dan Taiwan.

Gaji PMI sektor Informal saat in minimali NT$ 17.000 untuk PMI Penjaga orang sakit (caregiver) dan PLRT. Disarankan, bila mau perpanjang kontrak upayakan negosiasikan gajinya agar lebih dari NT$ 17,000. Bagi yg perpanjang kontrak jangan lupa negosiasi agar gajinya bisa naik, baca http://www.savepmi-taiwan.org/2017/03/jangan-lupakan-negosiasi-gaji-dalam.html

07 August 2019

PENGUMUMAN Surat Ijin Melaksanakan Hari Raya Idul Adha 2019

Sobat PMI Taiwan, bagi yang akan melaksanakan Ibadah Sholat Idul Adha, nanti bisa memperlihatkan pengumuman resmi ini kepada majikannya.
Semoga dapat izin ya !


Sumber : KDEI Taipei

03 August 2019

App Mobile yang bermanfaat untuk PMI !


Source : https://toxsl.com

Sobat PMI di Taiwan !

Saat ini perkembangan teknologi informasi semakin canggih dan cepat. Sudah pasti nih sobat-sobat PMI Taiwan umumnya punya gadget kren yang selalu menemani saat bekerja, sebut saja Smartphone ya atau bahasa gampangnya HAPE misalnya.
HP Smartphone tentunya harus dibarengin dengan kemauan kita untuk memahami fitur apa saja atau aplikasi apa saja yang bermanfaat bagi kita selama bekerja di Taiwan.
Dan terlebih lagi internet di Taiwan sangat kencang dan stabil sobat dan masih tergolong murah ya !
Ada beberapa app yang sering digunakan bagi Sobat PMI Taiwan, diantaranya adalah :
  1. Save PMI Taiwan, fungsinya adalah sebagai platform informasi lengkap tentang PMI Taiwan, menyangkut aturan, hal-hal yang diketahui, info pelindungan, saluran pengaduan serta fitur anyar mesin penjawab pertanyaan. Baca disini.
  2. Whatsapp, fungsinya untuk media komunikasi obrol atau chat serta bisa video call
  3. LINE, fungsinya untuk media komunikasi obrolan atau chat serta bisa video call
  4. Facebook, fungsinya sebagai app media jejaring sosial, Sobat bisa juga join di grup Save PMI Taiwan
  5. Skype, fungsinya untuk media komunikasi obrolan atau chat serta bisa video call, bisa juga digunakan untuk video konferensi atau video call biasa.
  6. Instagram, app media sosial bagi yang hobi posting gambar, atau pesan grafis yang menginspirasi.
  7. Youtube, app untuk menonton hiburan sesuai dengan pilihan atau kata kunci yang dimasukan
  8. Google Translate, untuk menerjemahkan dokumen dari Mandarin ke Inggris, atau ke Indonesia atau sebaliknya. Tersedia juga fitur mantap, tulisan mandarin tinggal disenter langsung muncul artinya dalam bahasa Indonesia atau Inggris
  9. Google Map, ini semacam peta, sehinggga sobat dengan mudah menemukan alamat yang dicari. Bagi yang tau app ini, akan mudah menemukan lokasi misalnya alamat KDEI Taipei, kantor konseling disnaker, imigrasi Taiwan, serta alamat penting lainya.
  10. Chrome, app untuk browsing internet, sobat bisa mencari artikel, atau tulisan melalui chrome. Misalnya ingin tahu tentang info penting Taiwan dan sebagainya.
  11. Messenger (FB), app bagian dari Facebook untuk chat atau video call gratis dengan menggunakan paket data internet.
  12. Muslim Pro, bagi sobat muslim dapat melihat jadwal sholat sesuai wilayah, serta pesan-pesan penting, serta bisa membaca ayat suci Al-Qur’an di dalam app ini.


TIPS KEAMANAN :
  • Dengan banyaknya app yang terinstal di HP Anda, agar tetap waspada juga karena berpotensi menyebabkan RAM/memory penuh sehingga berdampak lambatnya kerja HP anda.
  • Pastikan app yang anda install melalui playstore (Android) / app store  (Ios/iphone) yang terpercaya.
  • Waspada dengan berbagai macam modus penipuan melalui App yang banyak beredar di internet.
  • Upayakan agar tidak memainkan HP saat bekerja, agar HP tidak menjadi Petaka atau pemicu kemarahan majikan Anda ! Jika memang urgent agar terlebih dahulu dikomunikasikan dengan tempat kerja anda terkait penggunaan HP di saat kerja !

Terima kasih semoga bermanfaat.

28 July 2019

Cara Mengecek Berkas Perpanjangan Kontrak Tanpa Pulang

Bagi rekan-rekan PMI yang sudah setor dokumen baik melalui agensi/majikan atau antar sendiri sering menanyakan :

1.    Apakah dokumen PK saya sudah jadi ?
2.    Berapa lama jadi perpanjangan kontrak saya ?
3.    Bagaimana mengecek apakah dokumen perpanjang kontrak sudah ada selesai atau belum diproses di KDEI Taipei

Berikut infonya :

Dokumen perpanjangan kontrak ujungnya adalah terdatanya PMI ke dalam Sistem Komputerisasi TKLN atau SISKOTKLN. Artinya bila sudah masuk datanya dalam SISKOTKLN artinya sudah dipastikan sudah terasuransikan.

Cara Ceknya adalah bisa melalui pengecekan sendiri di website BNP2TKI, sebagai berikut :

Buka http://www.bnp2tki.go.id/ kemudian cari menu CEK E-KTKLN di bagian tengah website.
1.    Masukan nomor paspor
2.    Isikan hasil perhitungan yang ditampilkan disistem
3.    Akhiri dengan Klik CEK-KTKLN

Selanjutnya akan muncul data Anda, perhatikan akan muncul :
Diterbitkan di : KDEI Taipei
Berlaku Hingga : sesuai dengan durasi kontrak Anda

Cara Lain : Lewat Android, unduh app E-KTKLN di sini

Nah bila, status dokumen sudah muncul dalam E-KTKLN tapi berkasnya belum di tangan Anda ? ==> tanyakan ke agensi atau majikan Anda, pastikan anda mendapatkan copy atau salinannya.

Bagi yang belum muncul, jangan lupa tanyakan juga ke agensi/majikan anda sudah sejauh mana!


Bagi yang ingin tahu cara cek status sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, baca juga di sini

Ayo Ikutan Lomba Esai KDEI Taipei 2019 (Update)

sumber: staff.sttgarut.ac.id

Assalamu alaikum wr.wb.
Dan salam sejahtera bagi seluruh warga negara Indonesia di Taiwan!!!
Hallo seluruh WNI yang ada di Taiwan!!!
Bagi kalian yang mempunyai hobi menulis dan pemikiran yang kreatif atau sekedar menambah pengalaman menulis.
Yuk saatnya tunjukan dalam lomba Esai KDEI Taipei 2019.

TEMA
Memaknai Kepentingan Indonesia di Taiwan: Peluang dan Tantangan dalam meningkatkan Ekonomi, Pelindungan WNI dan Pendidikan

SUBTEMA
1. Ekonomi
2. Pelindungan WNI
3. Pendidikan

TIMELINE
◼Pengumpulan Naskah Esai: tanggal 1 - 30 Agustus 2019
◼Pengumuman 6 Besar : 30 September 2019
◼Final Presentasi dan Penentuan Pemenang dalam forum Round Table Discussion: 6 Oktober 2019

PENDAFTARAN
1. Peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran untuk mengikuti lomba ini.
2. Peserta memilih salah satu kategori yaitu umum atau pelajar
3. Peserta boleh menulis lebih dari satu sub-tema
4. buku panduan bisa di download di link. http://bit.ly/BUKUPANDUANESAITPE2019
5. Follow ig kita @lombaesaikdeitpe

update per: 1 Agustus 2019
Sumber : KDEI Taipei

27 July 2019

Hal Mengenai Pekerja Asing Hamil di Taiwan


Ilustrasi : Google

Demi memberikan sebuah lingkungan asuh yang lebih baik untuk generasi berikutnya, para pekerja di Taiwan semestinya mempunyai rencana langkah-langkah KB atau kontrasepsi, para wanita pekerja migran yang tinggal secara resmi dan terdaftar dalam asuransi kesehatan, maka bisa menikmati fasilitas periksa masa kehamilan yang sama dengan warga negara Taiwan. Seperti periksa, perawatan kesehatan prenatal ibu, layanan pendidikan, bimbingan, dll. 
Jika Anda memiliki masalah dengan kehamilan dan masalah terkait lainnya selama bekerja di Taiwan, Anda dapat menghubungi Saluran Khusus Tenaga Kerja 1955 untuk mendapatkan bantuan.




Catatan :
  1. Untuk biaya melahirkan biasanya dibiayai sendiri, yang besarnya bervariasi tergantung dari treatment dan persalinan normal atau sesar.
  2. Keputusan apakah melahirkan di Taiwan atau di kampung halaman, agar didiskusikan dengan keluarga di Indonesia atau suami.
  3. Biasanya usia kehamilan tertentu tidak diperkenankan naik pesawat, tergantung pada hasil rekomendasi medis dan usia kehamilan.


Saatnya PMI Purna Berperan Mengembangkan Potensi Daerahnya


Serang, BNP2TKI (26/07/2019) – Dalam rangka memeriahkan dan menyemarakkan Hari Nasional UMKM yang jatuh pada tanggal 12 Agustus nanti Asosiasi Business Development Service Indonesia (ABDSI) Korwil Banten mengadakan pendampingan Pelaku Usaha Mikro Kecil di Provinsi Banten yang dikemas dalam kegiatan Mentoring Bisnis, #Series 2-3 Edukasi keuangan dan Perijinan Usaha IUMK.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh ABDSI bersama PLUT KUMKM Provinsi Banten dan Bank BJB pada hari Selasa, 23 Juli 2019 yang bertempat di Gedung CIS SMEsCo (PLUT) Kota Serang. Ada 30 pelaku usaha UMKM terseleksi yang bergerak di bidang Perdagangan, Produksi, Pertanian, Kraft, Makanan dan Minuman yang hadir dalam kegiatan ini. Adapun beberapa diantaranya merupakan PMI Purna binaan BP3TKI Serang yaitu Upen Hasanah asal Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang dengan fokus kegiatan usaha di bidang tata rias, salon kecantikan dan pangkas rambut serta Sudrajat asal Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang dengan kegiatan usaha pada sektor kreatif dan kuliner.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM dalam hal mengelola keuangan usaha yang baik dan benar serta untuk memberikan izin usaha melalui Online Single Submission (OSS) dalam bentuk Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK). Adapun kegiatan ini diperuntukan bagi para pelaku usaha yang belum memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) atau yang sudah memiliki izin IUMK namun akan meng-upgrade izinnya melalui Online Single Submission (OSS). IUMK berlaku untuk melakukan kegiatan usaha baik di bidang produksi maupun penjualan barang/jasa dan berlaku sebagai izin lokasi usaha sesuai ketentuan perundangan. Sedangkan NIB merupakan identitas Pelaku Usaha dalam rangka pelaksanaan kegiatan berusaha dan berlaku selama menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Eka selaku Ketua Umum ABDSI Banten menghimbau dan mengajak seluruh UMKM di Provinsi Banten khususnya bagi yang hadir dalam acara ini untuk bersama-sama bersinergi dalam mengembangkan potensi daerah dan membuka peluang usaha yang kompetitif agar bisa bersaing dengan produk dan pasar dari dalam maupun luar.
Sumber : BNP2TKI

13 July 2019

Majikan Bayar Apa Saja untuk Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing !

Sobat PMI Taiwan !

Untuk mempekerjakan PMI di Taiwan, majikan bayar apa saja ?




Sekedar info nih sobat-sobat, bukan hanya PMI yang bayar kewajiban selama bekerja di Taiwan (misalnya agensi fee), tetapi majikan juga bayar. Apa saja ayo simak :

  1. Gaji PMI
  2. Asuransi Kesehatan, majikan membayarkan asuransi kesehatan sebesar 60 %, sedang PMI hanya bayar 30 % saja, baca Perhitungan ASKES. Artinya selain PMI yang bayar  PMI juga bayar.
  3. Asuransi Tenaga Kerja (Khusus Sektor Formal), majikan membayarkan asuransi tenaga kerja sebesar 70 %, sedang PMI hanya bayar 20 % saja, baca Perhitungan ASTEK
  4. Biaya bulanan (dikenal dengan anting fee)
  5. Placement fee, dll
Apa pengaruhnya ke PMI ?
  • Bila PMI mengajukan pindah majikan, biasanya majikan akan keberatan karena para majikan tentunya membayar mahal untuk mempekerjakan Anda, tolong dipertimbangkan juga. Coba posisikan Anda sebagai majikan atau bos ? Untuk itu maka kadang pindah majikan itu tidak mudah di Taiwan. Tapi jika majikan melakukan pelanggaran ketenagakerjaan artinya sah-saja untuk pindah majikan, baca juga Ketentuan Pindah Majikan
Demikian sobat untuk sekedar pemahaman saja, semangat bekerja !



Video Panduan Dasar Belajar Bahasa Mandarin, PMI Baru Wajib Nonton ya !

Sobat PMI Taiwan !

Berikut ini video Panduan Belajar Bahasa Mandarin untuk PMI yang dirilis dari Youtube MOL
Yang PMI baru atau akan ke Taiwan wajib nonton ya ?



Selamat Menonton terima kasih

12 July 2019

Terobosan Baru Penempatan PMI Sektor Formal ke Taiwan Melalui Direct Hiring

Foto bersama usai acara pemberian visa bagi kedua PMI (yang memegang sertifikat)

Jakarta, BNP2TKI (11/7)__Taipei Economic & Trade Office in Indonesia (TETO) bersama BNP2TKI melaksanakan pemberian visa pertama untuk PMI melalui proses direct hiring (perekrutan langsung) di kantor TETO, Gedung Artha Graha lt.17, jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2019). Acara ini dibuka oleh perwakilan TETO untuk Indonesia, Peter Lan.
Dalam sambutannya, Peter Lan menyatakan, keberhasilan program ini menjadi bersejarah untuk program penempatan PMI antara IETO dan TETO melalui perekrutan langsung (direct hiring). Hal ini juga menurutnya sangat penting bagi Indonesia dan Taiwan.
“Program  ini mempererat hubungan Indonesia dan Taiwan melalui TETO dan IETO,  diharapkan kedepannya  program ini bisa berjalan lebih bagus lagi. Kedua Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang lulus ini tidak perlu cemas dan takut selama bekerja di Taiwan. Disana juga pasti gampang menemukan toko di sudut-sudut kota Taiwan bahwa PMI mempunyai interaksi  yang  bagus”, ujar Peter Lan.
Akan diupayakan ke depannya,  PMI bisa lebih banyak lagi yang melalui  direct hiring juga proses pada sektor-sektor lainnya, tidak hanya bidang manufaktur melainkan merambah pada bidang kerja lain, karena melalui proses ini lebih hemat biaya. Hingga saat ini kurang lebih 710 ribu pekerja asing dan jumlah PMI merupakan yang paling banyak sekitar 270 ribu orang.
Direktur PHK-TKLN BNP2TKI, Seriulina Tarigan mengatakan program ini sangat bagus dan diharapkan semakin banyak lagi yang direkrut kedepannya.
“Kami (BNP2TKI) sangat bangga dan apresiasi kepada TETO Indonesia dalam penyerahan visa dan sangat mengapresiasi program ini yaitu special placement  program Taiwan. Kita inisiasi sejak awal tahun masih mencari model dan bisnis proses yang tepat. Kita terus kembangkan  sehingga ke depannya akan lebih bagus lagi”, imbuh Seriulina.
Seriulina melanjutkan bahwa, dalam hal kerjasama direct  hiring mempunyai manfaat yang lebih besar dalam menghindari jual beli job dan lainnya. Ini satu terobosan pemerintah Indonesia karena ini zero cost  karena PMI hanya membayar medical check up saja dan yang lainnya di biayanya oleh user.
“Sampai sekarang, PMI melalui direct hiring sudah mencapai 1.500 orang. Kedepan diharapkan bisa memenuhi job yang tersedia di Taiwan. Ini masih dalam tahap pilot project dan tentunya kita akan semakin serius dan sukses dalam program ini”, lanjut Seriulina.
Proses ini merupakan komitmen pemerintah dalam penempatan PMI dan program ini akan  dapat membantu PMI. Kerjasama akan terus  kita finalisasi kepada stakeholder terkait dan juga kepada pihak Negara-negara penempatan lainnya.
Kedua PMI yang berangkat ke Taiwan ini yaitu Muhamad Ghani Pratama Khusein dan  Anggie Monica akan bekerja di bidang manufaktur yaitu industri sektor tekstil. Keduanya terlihat sangat bangga dan senang bisa lolos untuk bekerja ke Taiwan melalui proses direct hiring.
Turut hadir dalam acara ini, Direktur Penyiapan dan Pembekalan Pemberangkatan (P2P), Kedeputian Penempatan, Ahnas; Direktur PH1-KTKLN BNP2TKI, Seriulina Tarigan; Kepala BP3TKI Jakarta, Mucharom serta beberapa pegawai BNP2TKI dan BP3TKI Jakarta; Perwakilan TETO, Peter Lan dan beberapa staf TETO. **(Humas/Lily/MH)
Sumber : BNP2TKI
Juga diberitakan di :


09 July 2019

Pekerja Migran Diharapkan Berhati-hati, Jangan Mudah Terbujuk dan Tertipu

Ilustrasi google
Ada beberapa operator komunikasi yang tidak bermoral yang berusaha meyakinkan para pekerja migran untuk memberikan identitas pribadi mereka ketika mereka baru saja pindah ke Taiwan. Alasannya adalah untuk menerapkan nomor ponsel baru, tetapi terkadang digunakan untuk jaringan penipuan atau pinjaman. Kantor Polisi Tainan Cabang Keenam mengundang seorang pekerja migran Indonesia, "Keong Rachun" dan polisi bagian luar untuk menjadi protagonis dari komik empat-bingkai, yang dikemas dalam bahasa Mandarin, Inggris, dan bahasa Indonesia, mengingatkan para pekerja migran agar tidak tertipu.
Kantor Polisi Tainan Cabang Keenam mengundang selebgram, pekerja migran Indonesia "Keong Rachun" untuk bekerja sama dalam 3 bahasa, Mandarin, Inggris, dan Indonesia, menyarankan para pekerja migran untuk tidak memberikan paspor pribadi mereka, atau memberikan informasi izin tinggal kepada orang-orang yang tidak mereka ketahui, untuk menghindari masalah.
Kelompok pencegahan dan kontrol Kota Tainan berkunjung ke Kawasan Industri Anping, ke Superiority Steel Co., Ltd dan Yongchun Nursing Home, mengingatkan para pekerja migran, sebelum meninggalkan Taiwan, agar tidak memberikan kartu sim telepon dan menjual rekening bank kepada orang lain, karena hal itu ilegal.
Setelah kegiatan promosi, ada undian berhadiah, jika mampu memberikan jawaban yang benar terkait dengan layanan “165” anti penipuan, para peserta yang berhasil menjawab mendapatkan “tas belanja anti-fraud”. Para pekerja migran Indonesia berkata, “sangat bagus!” mengatakan bahwa para polisi Tainan itu sangat baik.
Untuk menghilangkan belenggu kejahatan dan menjaga ketertiban keuangan Taiwan, mereka memanggil pekerja migran dan teman-teman asing untuk tidak mudah tergoda oleh iming-iming "gratis" atau "hadiah", dan memberikan dokumen pribadi mereka kepada pihak ketiga yang tidak dikenal.

Tingkatkan Pemberdayaan PMI, KDEI Taipei Gelar Edukasi Keuangan Bersama OJK dan Bank BNI



Taipei, KDEI (07/071/19) –Ratusan PMI peserta tampak antusias dalam menghadiri Kegiatan Edukasi Keuangan Dalam Rangka Pemberdayaan PMI. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama KDEI Taipei, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank BNI, Kemnaker dan BNP2TKI.
Sekitar kurang lebih 300 ratus peserta yang datang dari berbagai penjuru Taiwanmulai memadati salah satu meeting room di lantai 5, Gedung Taipei Main Station sekitar pukul 09.00.
Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, membangkitkan semangat para PMI dalam menghadiri acara yang penting guna persiapan untuk masa depan setelah purna kelak.
Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi dalam sambutannya turut memotivasi para PMI dan menyampaikan pesan penting bagi PMI yakni jangan salah kalau mau berinvestasi, berusaha dan membuka lapangan pekerjaan Indonesia, menaati aturan di Taiwan, bekerja dengan baik, kembali bersatu. Melalui acara ini diharapkan agar ilmu yang telah didapat dapat disebarkan serta memanfaatkan momen ini untuk menggali ilmu yang disampaikan narasumber.
Materi edukasi keuangan disampaikan langsung oleh narasumber dari Delegasi Indonesia yang berasal dari OJK, dan Bank BNI. Narasumber terus memotivasi dan membangkitkan semangat para peserta untuk berani memulai berwirausaha serta mempunyai pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan, waspada investasi dan lain sebagainya.
Para peserta antusias mendengarkan materi apalagi dalam kesempatan ini turut dihadirkan seorang mantan PMI Taiwan, Lulu yang kini telah menjadi pengusaha sukses.
“Dulu saya sebagai peserta diacara yang diadakan oleh OJK dan BNI serta KDEI Taipei seperti ini, alhamdulillah saya sudah jadi pengusaha seperti sekarang, kuncinya adalah menata diri, jadi diri sendiri, dan berani untuk berubah”, tegasnya dalam memotivasi para PMI peserta.
Purwanti Uta Djara, Kabidnaker KDEI Taipei berpesan bahwa materi pemberdayaan, jejaring di Indonesia baik BNP2TKI dan Kemnaker sudah banyak hampir disetiap kab/kota, diharapkan PMI dapat datang langsung ke alamat disnaker, BP3TKI/LP3TKI, P4TKI atau LTSA.
Lebih lajut Farid Ma’ruf, Analis Bidang Tenaga Kerja menambahkan bahwa  banyak sekali lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah yang memperhatikan PMI, salah satunya adalah OJK dan Bank BNI yang datang dari Indonesia.
“Manfaatkan ilmunya, mudah-mudahan lahir pengusaha-pengusaha baru dari Taiwan, ujarnya.
Dalam kesempatan ini disosialisasikan pengisian survey online tentang Pola Remintasi Pekerja Migran Indonesia, kerjasama dengan Bank Indonesia. Survei ini bertujuan untuk memperoleh data / informasi terkini mengenai pola remitansi PMI dalam rangka penyusunan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI), mengetahui proses pengiriman remitansi oleh PMI dan menjadi dasar penyusunan kebijakan dalam rangka pengembangan infrastruktur pola pengiriman uang (remitansi) oleh PMI sehingga lebih mudah.
KDEI Taipei secara rutin menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan guna mempersiapkan atau membekali PMI yang akan menjalani masa purna dengan pelatihan keterampilan, pemahaman manajemen usaha, manajemen keuangan dan pengetahuan lainnya. Berbagai pelatihan kewirausahaan yang telah diselenggarakan antara lain pelatihan pembuatan kue khas Taiwan, knotting, Chen Chu Nai Cha,e-commerce (jualan online), bercocok tanam organik, tour guide, mie halal, ayam goreng khas Taiwan dan Korea, dan lain sebagainya.
Sumber : BNP2TKI
Juga diberitakan di KDEI Taipei

Dokumentasi Lainnya : 




Kepala KDEI Taipei memotivasi PMI peserta edukasi keuangan

PMI antusias dalam mengikuti edukasi keuangan 





03 July 2019

Even Perdana Kejurnas Silat di Taipei Berakhir, PSHT Juara Umum


TAIPEI, BNP2TKI (3/7/2019) – Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berhasil menjadi juara umum dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat yang digelar di Taipei, Taiwan, Minggu (30/06). Posisi kedua dipegang oleh Pagar Nusa, disusul Tapak Suci pada posisi ketiga. Kejuaraan diikuti oleh sekitar seratus atlet pencak silat yang sebagian besar adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Delegasi silat dari Jepang, Korea, dan RRT tampak hadir dalam event ini.
Kejuaraan Nasional Pencak Silat dibuka pukul 10.00 di Taipei Gymnasium, Taipei. Seratusan atlet silat dari Perguruan Pencak Silat PSHT, Tapak Suci, dan Pagar Nusa, dan Kera Sakti berlaga menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Ada dua kategori yang diperlombakan dalam kejurnas ini, yaitu Kategori Seni dan Kategori Tanding. Untuk Kategori Seni Putra dan Putri, masing-masing unjuk kebolehan di Tunggal Baku, Regu Baku, dan Seni Ganda. Sementara, pada Kategori Tanding Putra dan Putri, masing-masing berlaga di Kelas A (45-50kg), Kelas B (50-55kg), Kelas C (55-60kg), Kelas D (60-65kg), Kelas E (65-70kg), Kelas F (70-75kg), dan Kelas G (75-80kg).
Perguruan Pencak Silat PSHT berhasil menjadi juara umum dan berhak atas piala bergilir persembahan KDEI Taipei. “Saya ucapkan selamat, kiranya prestasi ini tidak membuat cepat puas diri. Tetapi dapat memacu prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujar Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi, usai penyerahan piala.
Menurut Kepala KDEI, sebagaimana tujuan awal diadakannya Kejurnas Pencak Silat ini, pencak silat sebagai cabang olah raga diharapkan bisa mengangkat para anggotanya untuk berlaga dalam ajang kompetisi yang lebih profesional. “Kami berharap kegiatan ini bisa sebagai promosi menuju Pencak Silat Goes To Olimpic,” tuturnya.
Analis Tenaga Kerja KDEI Taipei, Farid Ma’ruf di sela-sela memantau para atlet berlaga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan pekerja migran Indonesia. “Ini adalah kegiatan positif untuk para PMI,” tegasnya.




Kejuaraan Nasional Pencak Silat dihelat oleh KDEI Taipei dan Global Worker’s Organisation (GWO) dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Taipei. “Ini bukti dan keseriusan kami mendukung perkembangan pencak silat sebagai salah satu budaya Indonesia di kota kami,” tutur Walikota Taipei Ko Wen Je sebelumnya saat pembukaan Kejuaraan Nasional Pencak Silat (9/06/2019)(KDEI Taipei)
Disadur dari : BNP2TKI

BERITA ONLINE (RSS)

Rangkuman Berita Online Populer