SARANA ADVOKASI & EDUKASI

Sumber Informasi Terpercaya untuk PMI di Taiwan.

Aplikasi Mobile SAVE PMI Taiwan

Jangan Ketinggalan Info Ketenagakerjaan, Silahkan Instal Aplikasi Save Mobile Taiwan di Google Playstore

KDEI Taipei Gencar Sosialisasi Perpanjangan PK di Taiwan dan BPJS

Kini di Taiwan sudah bisa mendaftar online PK dan BPJS TK

(Update) Cara Perpanjang PK dan Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan

Pengumuman terbaru terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei.

FB SAVE PMI Taiwan

Ayo Bergabung dalam Grup SAVE PMI TAIWAN - Media Berbagi Seputar Ketenagakerjaan di Taiwan

Akun Line SAVE PMI TKI Taiwan

Ayo Gabung Line@savepmitaiwan

15 October 2018

Apakah Bisa dari PRT pindah ke Pabrik ?

Sumber : edengracemaids.com

Menjawab pertanyaan rekan-rekan PMI !
Apakah Bisa dari PRT pindah ke Pabrik ?

Jawab :
Bagi yang telah habis masa kontrak tiga tahun di sektor informal adalah memungkinkan. Bisa saja, dengan catatan anda memiliki kualifikasi untuk ditempatkan di pabrik, artinya anda punya keahlian untuk di pekerjaan pabrik tersebut, serta yang penting lagi sudah ada majikan yang bersedia mempekerjakan anda. Bila Ya maka tinggal peran agensi Anda membantu administrasinya untuk pindah ke pabrik tersebut atau jika tanpa agensi melalui kantor DHSC.

Bagi selama dalam kontrak (contoh sudah bekerja sebagai PRT 1 tahun), jawabannya adalah tidak bisa, kecuali dalam kasus-kasus khusus yang ditangani oleh pemerintah setempat.

Cara Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui Internet Banking BNI

BPJS Ketenagakerjaan dapat juga dibayarkan  melalui Internet Banking BNI. Berikut gambar tutorialnya.
Klik untuk memperbesar

Semoga berhasil.

Baca juga tutorial lainnya :
http://www.savepmi-taiwan.org/2018/05/kumpulan-tutorial-pembayaran-asuransi.html

Cara Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui Internet Banking BRI (Mobile Web Version)

Berikut ini Cara Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan Melalui Internet Banking BRI (Mobile Web Version) melalui Handphone



Transaksi ini menggunakan security mToken.

mTOKEN adalah pengaman tambahan yang dibutuhkan pada setiap transaksi keuangan (transfer dana, pembayaran tagihan, pembelian), ubah password dan ubah alamat email. 
Anda bisa melakukan Permintaan mTOKEN di Internet Banking, setelah menyelesaikan Registrasi mTOKEN di Cabang BRI dan Aktivasi mTOKEN di Internet Banking

Catatan : App ini hanya bisa digunakan oleh Pemilik Rekening Bank BRI, yang telah aktif Internet Bankingnya di Indonesia, dan kartu selulernya aktif di Taiwan (roaming).

Baca juga artikel lain :
http://www.savepmi-taiwan.org/2018/05/kumpulan-tutorial-pembayaran-asuransi.html


14 October 2018

Pelantikan Kepala Bidang Perlindungan WNI dan Penerangan Sosial Budaya



Taipei, 12/102018, Bertempat di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei lantai 6, pada hari Jumat, 12 Oktomber 2018 telah dilaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan untuk pejabat Kepala Bidang Perlindungan WNI dan Penerangan Sosial Budaya, Fajar Nuradi, Analis pada Bidang WNI dan Penerangan Sosial Budaya, Eva Marlia Odameng, serta Analis Bidang Administrasi, Muhammad Jufrizal, dengan dipimpin langsung oleh Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi. Acara ini dihadiri oleh seluruh homestaf dan local staf Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat dan sederhana yang dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta upacara, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan Kepala KDEI – Taipei, dan ditutup dengan ramah tamah dan ucapan selamat kepada pejabat baru. Seluruh staff KDEI turut memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang akan mulai bertugas.

Sumber : KDEI Taipei

13 October 2018

[Bagi PMI yg posisi di Jakarta] Bisa Ikut Acara Simposium BPJS Ketenagakerjaan ini !

BAGI PMI YANG LAGI POSISI DI JAKARTA, INDONESIA, bisa ikut acara ini !

Bagaimana perlindungan Pekerja Migran Indonesia saat ini? Apa yang diharapkan untuk menjadi lebih baik?

Temukan jawabannya di :
SIMPOSIUM PROGRAM PERLINDUNGAN JAMINAN SOSIAL PEKERJA MIGRAN INDONESIA

Tunggu apa lagi?Segera registrasi di link berikut .....

bit.ly/simposiumpmi

Kuota terbatas!!

Pastikan anda terdaftar dan mendapatkan balasan email berupa undangan resmi.



Sumber : https://twitter.com/BPJSTKinfo

12 October 2018

BNP2TKI Bekerjasama Dengan Kementerian Koperasi dan UKM RI Gelar Pelatihan Kewirausahaan Bagi PMI Purna Banyuasin


Deputi Bidang Perlindungan tengah membuka kegiatan Pelatihan Kewirausahaan
Palembang, BNP2TKI, Jumat (12/10) – Kamis, 11 Oktober 2018, BNP2TKI bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM menggelar Pelatihan Kewirausahaan Kawasan Ekonomi Khusus untuk PMI Purna Usaha Kab. Banyuasin. Kegiatan ini dilangsungkan selama 3 (tiga) hari, mulai tanggal 11 Oktober hingga 13 Oktober 2018 di Hotel Imara, Palembang. Dihadiri oleh 35 orang peserta yang semuanya adalah PMI Purna asal Kab. Banyuasin dan telah memiliki usaha sendiri, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berwirausaha para PMI Purna tersebut sehingga usaha mereka dapat semakin berkembang dan sukses.

Deputi Bidang Perlindungan BNP2TKI, Anjar Prihantoro Budi Winarso, saat membuka kegiatan menghimbau bahwa terjalinnya kerjasama antara BNP2TKI dan KemenkopUKM ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para peserta, demi kemajuan PMI Purna Usaha.

“Pemerintah, dalam hal ini sinergi antara BNP2TKI dan Kementerian Koperasi dan UKM, memberikan manfaat agar para PMI Purna yang dilatih dapat menjadi wirausahawan yang handal dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerahnya. Oleh karena itu, mari manfaatkan sebaik-baiknya kesempatan ini untuk betul-betul menyerap ilmu-ilmu dari Pelatihan Kewirausahaan ini. Mulailah lakukan hal-hal yang kecil dan terus-menerus”, tutur Anjar.
 
BANYUASIN: KAWASAN EKONOMI KHUSUS DAN LABORATORIUM KONSULTASI USAHA

Kabupaten Banyuasin adalah salah satu wilayah yang ditunjuk sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) adalah kawasan yang termasuk dalam wilayah yang ditentukan untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian, menampung kegiatan industri, ekspor, impor serta kegiatan lainnya yang bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing.

PMI Purna Usaha Banyuasin sendiri adalah para wirausahawan pemula yang menjadi binaan Laboratorium Konsultasi Usaha BP3TKI Palembang. Bermacam-macam bentuk usaha yang mereka tekuni, seperti berdagang makanan, sembako, tas-tas, warung manisan, dan sebagainya. Mereka adalah PMI Purna yang diharapkan dapat mandiri secara ekonomi di dalam negeri sendiri.

Melalui upaya kerjasama antara BNP2TKI dan Kemenkop dan UKM yang menelurkan Pelatihan Kewirausahaan yang diselenggarakan untuk PMI Purna Usaha KEK Banyuasin ini diharapkan mampu menjadikan PMI Purna Usaha Banyuasin sebagai benih-benih pengusaha unggul yang tumbuh subur, berkembang pesat dan mandiri.

“Tak perlu bolak-balik kerja ke luar negeri. Sudah saatnya PMI Purna membangun kemandirian ekonomi dari dalam negeri sendiri,” ujar Sri Haryanti, Kepala BP3TKI Palembang.

Sumber : BNP2TKI

09 October 2018

Cara Klaim BPJS Ketenagakerjaan untuk Resiko Kecelakaan Kerja Selama Masa Penempatan di Taiwan


Namanya asuransi adalah buat jaga2 atau untuk proteksi terhadap resiko. Misalnya terjadi kecelakaan selama bekerja di luar negeri negeri. 
Nah berikut Tata cara klaim BPJS Ketenagakerjaan untuk resiko kecelakaan kerja, ada di pasal 25 dan pasal 28 Permenaker 7/2017.
Postingan ini menjawab pertanyaan apakah setelah finish kontrak BPJS TK bisa dicairkan? Tidak bisa, kecuali anda terkena resiko baru bisa klaim (cair).

Selanjutnya ...

Info Lengkap dapat dilihat di : Permenaker No. 7/2017 

Tetap semangat dan hati-hati bekerja ya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻



Pengumuman Libur Taiwan National Day 10-10-2018


Selamat malam rekan-rekan PMI di Taiwan, bagi yang berurusan di KDEI Taipei, tanggal 10-10-2018, tolong dicek dulu pengumuman, bahwa di hari tersebut hari libur Taiwan National Day !

Terima kasih semoga bermanfaat dan agar menjadi perhatian ! 

Sumber : KDEI Taipei

07 October 2018

Tingkatkan Sinergitas Pelindungan PMI, KDEI Taipei Gelar Rakor Bersama Disnaker Se-Taiwan


Taichung, KDEI (05/10/2018) -- KDEI Taipei kembali menggelar Rapat Koordinasi Teknis Penanganan Permasalahan TKI di Taiwan bersama dengan Bureau Labor Affairs (Disnaker) Se-Taiwan. Rakor ini dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia di Taiwan melalui peningkatan fungsi pengawasan terhadap agency melalui sinergitas yang baik antara Disnaker dan KDEI Taipei.
Sebagai informasi bahwa sampai dengan akhir Agustus 2018 ini, total PMI yang bekerja di Taiwan sebanyak 262.277 atau sebesar 38 % dari total Pekerja Migran Asing yang bekerja di Taiwan. Tingginya angka penempatan tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya permasalahan PMI di Taiwan. Oleh karena itu perlu langkah preventif serta penguatan sinergitas dengan stakeholder terkait bidang ketenagakerjaan di Taiwan dalam hal ini Disnaker dan Ministry of Labor Taiwan.
Rapat Koordinasi Teknis Penanganan Permasalahan PMI di Taiwan mengundang seluruh Depnaker di Taiwan, dan yang berkesempatan hadir hanya 17 perwakilan disnaker. Selain itu turut dihadiri pula oleh Perwakilan dari Workforce Development Agency, yaitu Senior Executive Officer dan Section Chief Cross-Border Workforce Management Division, Workforce Development Agency (WDA), Ministry of Labor, yaitu Mr. Chuang, Kuo-Liang dan Ibu Yu, Hsiao-Chiu (Yu, Fatimah).
Rakor ini merupakan rakor yang kedua kalinya, tahun 2017 lalu telah dimulai yang mengusung tema seputar strategi menekan angka kaburan, sedangkan pada rakor kali ini fokus pada tentang sinergitas dalam pengawasan terhadap agensi dan pengguna PMI di Taiwan.
Dalam sambutannya, Kepala KDEI Taipei Bapak Didi Sumedi mengapresiasi berbagai upaya penanganan kasus yang dilakukan Depnaker Taiwan selama ini.
“Total pengaduan tahun lalu sekitar 1529 kasus, dan saat ini ini jumlah pengaduan sudah hampir menyentuh angka 700, dengan tingkat penyelesaian lebih dari 82 %”, tuturnya.
Umumnya pengaduan didominasi oleh overcharging (pembayaran melebihi ketentuan) , gaji tidak lunas, kasus tidak harmonis dengan pengguna, pekerjaan tidak sama dengan Perjanjian Kerja, selain itu masih maraknya TKI kaburan yang saat ini berjumlah sekitar 24 ribuan.
“Kami banyak menerima pengaduan dari PMI bahwa banyak agensi yang tidak menjalankan peran dan fungsi semestinya. Diharapkan dengan peningkatan pengawasan agensi / pengguna dapat meminimalisir permasalahan PMI atau adanya kelancaran dalam penyelesaian permasalahan PMI”, tegasnya.
Dalam kesempatan ini KDEI Taipei juga menyerahkan sertifikat penghargaan kepada 5 Disnaker terpilih atas sinergitas dan dedikasi dalam penanganan kasus PMI selama ini, yakni dari Taipei, Taichung, Kaohsiung, New Taipei City, Pintung dan Changhwa.
Dilanjutkan dengan pemaparan WDA tentang kebijakan teknis terkait pengawasan terhadap mitra usaha/agensi dan pengguna Pekerja Migran Indonesia di Taiwan serta pemaparan dari KDEI Taipei tentang Penanganan Permasalahan PMI di Taiwan.
Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta penyampaian permasalahan dari masing-masing perwakilan Depnaker terkait dengan pengawasan terhadap agensi. Beberapa permasalahan utama yang mencuat adalah adalah konten PK sektor ABK Nelayan, PMI Kaburan (sakit/meninggal), PMI hamil  dan melahirkan di Taiwan, second loan yang memberatkan PMI, pemberian sanksi agensi, tuntutan PMI sektor informal untuk kenaikan gaji, dan lain sebagainya.
“Sebagai tindaklanjut dalam waktu dekat akan dilakukan kunjungan monitoring ke tempat kerja (pabrik) untuk memonitor langsung PMI, serta mengetahui apa yang mereka kerjakan, keahlian apa yang diperlukan untuk dapat mengisi jabatan-jabatan tertentu”, ujar Farid Ma’ruf selaku moderator dalam  diskusi menjawab pertanyaan salah satu Disnaker.
Turut hadir dalam Rapat Koordinasi ini Kepala Bidang Tenaga Kerja - Ibu Sri Indah Wijayanti, Senior Asisten Bidang Tenaga Kerja - Kadir beserta staf Bidang Tenaga Kerja KDEI Taipei.
Dokumentasi Lainnya :





Sumber : KDEI Taipei

05 October 2018

Kisah PMI Inspiratif, Mendapatkan Literature Awards for Migrant di Taiwan


 
Sumber : Dokumentasi Loso Abdi
Taipei, SP (04/10/18) -- Seorang Mantan PMI Loso Abdi terpilih sebagai juara pertama dalam Literature Awards for Migrants 2018, sebagai ajang penghargaan dunia sastra tahunan yang digelar untuk kelima kalinya di Taiwan. Kali ini Losso Abdi unggul dengan karya cerpennya  "Tentang Cinta." Loso yang sebelumnya pernah memenangkan hadiah tersebut pada tahun 2016 dengan judul “Nyanyian Ombak”, yang berisi kisah pedih seorang nelayan Indonesia yang bekerja di kapal Taiwan. Sekembalinya ke Indonesia tahun lalu, Loso terus berkarya dengan menulis kisah inspiratif tentang pekerja migran di Taiwan.
Ia sangat berterima kasih bahwa Taiwan bersedia mendengar suara hati pekerja migran. Cuplikan karya tulisnya dapat dilihat disini http://tlam.sea.taipei/?p=3103 dan http://tlam.sea.taipei/?p=952
Disusul dua penulis Indonesia lainnya juga berhasil mengharumkan dunia sastra Taiwan dengan memenangkan penghargaan tahunan yang berlangsung kelima kalinya.

Tahun ini ada 553 penulis yang mengirimkan tulisan pada pihak penyelenggara. "Kami berterima kasih kepada seluruh peserta kompetisi. Tulisan para penulis memperkaya sastra di Taiwan dan sangat berkesan," ujar Kepala Museum Literatur Nasional Taiwan Hsiao Shu-chen, dilansir dari Focus Taiwan, Minggu (30/09/2018).

Peserta di antaranya berasal dari Indonesia, Vietnam, Thailand, serta pekerja migran yang tinggal di Hong Kong, Makau, Taiwan, Singapura, dan Malaysia. Loso Abdi asal Indonesia ini memenangkan hadiah utama Teen Choice Award dengan judul cerpen 'Tentang Cinta'. Ceritanya menggambarkan ketulisan cinta yang diberikan seorang pengasuh migran kepada seorang anak Taiwan penyandang disabilitas.
“Terima kasih kesempatan ini, semoga apa yang saya tulis bisa menjadi/membawa manfaat untuk kehidupan migran agar lebih baik”, tulisnya di akun Facebooknya
Kepada PMI yang sedang bekerja di luar negeri Laso berpesan agar bisa menggunakan waktu dan kesempatan dengan sebaik mungkin.
“Kesempatan bekerja di luar negri terbatas, selagi masih ada kesempatan, agar dimanfaatkan untuk mencari bekal yang bisa menopang kehidupan setelah purna PMI, berlakulah dengan baik dan sesuai aturan di negara penempatan”, pesannya ketika dikonfirmasi melalui messenger.
Selain itu, Yuli Riswati dengan judul cerpen 'Luka itu Masih Ada di Tubuhku' dan Pratiwi Wulansari 'Orang-orang Penampungan' terpilih di posisi ketiga.

Keduanya bekerja di Hong Kong dan menangani persoalan migran. Selain penulis asal Indonesia, ada juga buruh migran asal Filipina yang memenangkan penghargaan.
Kompetisi menulis sering diadakan di Taiwan yang diselenggarakan oleh Disnaker Taiwan (Bureau Labor Office). PMI kerap memenangkan atau masuk nominasi dalam kompetisi karya sastra maupun kompetisi lainnya. Sebagai informasi bahwa sampai dengan saat ini (Update Agustus 2018) total PMI yang bekerja di Taiwan sebesar 262,277 orang, atau sebesar 38 % jumlahnya dari seluruh Pekerja Migran Asing yang bekerja di Taiwan.

Juga diberitakan di : BNP2TKI

04 October 2018

Pengumuman Saluran Donasi Bencana Gempa dan Tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah

03 October 2018

Pelatihan PMI Purna : Peternakan Ayam Potong


Pelatihan Kewirausahaan TKI Purna Tahun 2018
Majalengka, BNP2TKI (04/10/18) - - Balai Pelayanan Penenempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Bandung bersama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melaksanakan Pelatihan Pemberdayaan Terintegrasi di Kabupaten Majalengka. 

Pelatihan Peternakan Ayam Potong diikuti oleh lima puluh (50) Peserta dan dibagi sebanyak dua (2) angkatan yaitu, angkatan duapuluh delapan (28) dan duapuluh sembilan (29), yang merupakan PMI Purna Korea (ex Korea), program G to G (Government to Government). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, (02/10/18) bertempat di Gedung PKPRI, Jl. KH. Abdul Halim No. 394, Kab. Majalengka – Jawa Barat. 

Deputi Bidang Perlindungan Dr. Anjar Prihantoro Budi Winarso, S.E., MA, membuka sekaligus memberikan arahan kepada peserta pelatihan, bahwa Pemerintah tetap hadir setelah Pekerja Migran Indonesia (PMI) pulang bekerja dari Luar Negeri melalui pelatihan pemberdayaan agar PMI Purna dapat menjadi pelaku usaha produktif, maupun Tenaga Kerja Produktif berbekal pengalaman, ilmu, budaya dari Negara Penempatan. 

Deputi Perlindungan mengatakan bahwa Peserta merupakan orang-orang pilihan yang diharapkan mampu merubah ekonominya  dan keluarganya setelah pulang bekerja dari Luar Negeri. 

Selain itu diharapkan PMI Purna yang berusaha dapat mengerakkan ekonomi sekitarnya dan menampung tenaga kerja diwilayahnya serta dalam bekerja dan berusaha dimulai dari hal yang kecil “start form small Thing”, ujar Anjar. 

Pada kesempatan lain, Kepala BP3TKI Bandung Delta mengatakan target Pelatihan Pemberdayaan Terintegrasi Bandung sebanyak tigapuluh enam (36) Paket / per-angkatan, saat ini merupakan pelaksanaan angkatan duapuluh delapan (28) dan duapuluh sembilan (29) serta diharapkan pada awal November target terpenuhi menjadi seratus persen (100%). 

Delta menegaskan bahwa hingga tahun ini telah ada empatpuluh (40) produk usaha PMI purna binaan dari BP3TKI Bandung. 

Turut Hadir: Rohyati Sarosa (Direktur Pemberdayaan, BNP2TKI), Budi Dharmawan (Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan, BP3TKI Bandung).

Sumber : BNP2TKI

Penyesuaian Upah Dasar (Upah Minimum) Khusus PMI Sektor Formal



Sumber : /www.roberthalf.com.au

Sebagaimana yang diumumkan Ministry of Labor Taiwan pada tanggal 21 September 2018 melalui laman resminya bahwa sesuai dengan peraturan pasal 21 Undang-undang Standar Ketenagakerjaan (Labor Standards Act), tenaga kerja yang bekerja pada badan berbadan hukum harus dibayar sesuai dengan kesepakatan antara majikan dan pekerja, dan upah tidak boleh lebih rendah dari upah dasar; tujuan penyesuaian ini adalah untuk menjaga standar kehidupan dasar tenaga kerja. 

Untuk mewujudkan tujuan penyesuaian ini, dan memungkinkan tenaga kerja untuk share hasil pertumbuhan ekonomi, Eksekutif Yuan telah menyetujui setelah pertimbangan yang menyeluruh bahwa upah dasar telah disesuaikan menjadi NT $ 140 per jam dan dari NT $ 22.000 per bulan mulai dari 1 Januari, 2018. 
(upah dasar telah disesuaikan menjadi NT $ 150 per jam dan NT $ 23.100 per bulan mulai dari 1 Januari 2019).

Sumber : MOL Taiwan

Festival Budaya Nusantara 2018 Menghadirkan Siti Badriah Sukses Digelar di Taiwan

PMI duet dengan SiBad dalam ajang Festival Budaya Nusantara (dok : Kadir)

Banqiao, New Taipei City, SP (30/09/18)  – Belasan ribu PMI Minggu siang tumpah ruah di Alun-alun Pemerintah Banqiao, Kota New Taipei City, Taiwan. PMI sudah memadati acara sejak pagi menantikan perform budaya nusantara serta acara penutup yakni perform Siti Badriah.

Siti Badriah langsung mengobarkan histeria massa dengan lagu pembuka “Bara Bere” dan beberapa lagu hits lainnya yang langsung disambut koor berkepanjangan ribuan penonton yang rata-rata hafal dengan lirik lagu ciptaan Endang Raes ini. Alhasil, lapangan Alun-alun Banqiao yang persis berada di jantung kota New Taipei ini tumpah ruah, penuh sesak oleh penonton yang sebagian besar adalah PMI dari berbagai wilayah di Taiwan seperti: Taipei, New Taipei City, Kaohsiung, Tainan, Taichung, Taoyuan, dan sekitarnya.

Mengenakan kebaya gold dipadu bawahan batik coklat berjuntai, pedangdut yang sebelumnya tampil di closing ceremony Asian Games 2018, unjuk performa full enerjik di Taiwan. Lagu “Lagi Syantik”, yang saat ini telah ditonton tak kurang dari 372 juta penonton Youtube ini pula yang menutup kemeriahan “Festival Budaya Nusantara 2018”.
Walikota New Taipei City, Mayor Eric Chu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada puluhan ribu Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di wilayahnya. “New Taipei City memiliki kedekatan dengan Indonesia, dikarenakan banyak perusahaan di wilayah ini yang expand ke Indonesia. Kami sampaikan terima kasih kepada para pekerja asal Indonesia yang jumlahnya sekitar 40 ribu di sini,” ucapnya.

Festival Budaya Nusantara merupakan perhelatan gemilang yang diselenggarakan tahunan, hasil kerja sama antara Pemerintah New Taipei City dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, didukung penuh sponsor. Tak hanya menampilkan SiBad. Kemeriahan acara yang dibuka dengan tarian Bajidor Kahot dari Jawa Barat, perfom live musik serta diisi penampilan kocak stand up comedy Dodit Mulyanto, fashion show pakaian tradisional Indonesia, sosialisasi Pemilu serta Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam festival ini, KDEI Taipei juga membuka layanan konsultasi/konseling langsung seputar ketenagakerjaan, perlindungan PMI dan program menarik lainnya. Turut hadir BPJS Ketenagakerjaan Jakarta guna memberikan sosialisasi tentang manfaat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini sudah bisa daftar langsung di Taiwan sejak 1 Mei lalu. Sebagai informasi bahwa BPJS Ketenagakerjaan untuk PMI yang perpanjang kontrak untuk pertama kalinya di luar negeri diselenggarakan di Taiwan sejak 1 Mei 2018 berbasis online, terintegrasi dengan SISKOTKLN BNP2TKI, dan Perbankan di Indonesia.

“Kepada para pekerja migran asal Indonesia, kami imbau selalu ingat tujuan utama berada di Taiwan adalah berjuang untuk bekerja demi penghidupan yang lebih baik di masa depan. Kita tunjukkan bahwa warga Indonesia adalah warga yang tertib,” ujar Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi dalam sambutannya (Untung/Kadir).

Juga diberitakan di :


BERITA ONLINE (RSS)

Rangkuman Berita Online Populer

Chat LINE (24 Jam)

加入好友