SARANA ADVOKASI & EDUKASI

Untuk Pekerja Migran Indonesia di Taiwan

Aplikasi Mobile SAVE PMI Taiwan

Jangan Ketinggalan Info Ketenagakerjaan, Silahkan Instal Aplikasi Save Mobile Taiwan di Google Playstore

Exit Program TKI Taiwan

Menumbuhkan semangat dan mental wirausaha untuk TKI, bekal untuk mandiri pasca purna #Program Pemberdayaan TKI Terintegrasi

(Update) Perpanjangan Kontrak Tanpa Pulang 期滿續聘不返回

Pengumuman terbaru (tanggal 17 Februari 2017) terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei.

FB Pengaduan TKI Taiwan

Ayo Bergabung dalam Grup Pengaduan TKI Taiwan - Media Berbagi Seputar Ketenagakerjaan di Taiwan

Akun Line Pengaduan TKI Taiwan

Ayo Gabung Line@ Pengaduan TKI Taiwan

Cari Info, contoh : gaji

22 February 2018

Registrasi Ulang Kartu Prabayar akan memasuki batas akhir pada 28 Februari 2018


Sumber : Setkab RI





Dikutip dari Facebook Setkab RI, bahwa Program Registrasi Ulang Kartu Prabayar Kementerian Komunikasi dan Informatika telah dimulai sejak tanggal 31 Oktober 2017.

Program ini merupakan wujud hadirnya negara untuk melindungi masyarakat dari penipuan, tindak kejahatan, dan pelanggaran hukum dengan menggunakan sarana telepon seluler dan media elektronik lainnya. Registrasi Ulang Kartu Prabayar akan memasuki batas akhir pada 28 Februari 2018.


Berikut infografisnya :










Sumber : FB Setkab RI

Talkshow dan Pameran Produk PMI Purna


BNP2TKI, Jakarta, Kamis (15/2/2018) --14 Februari 2018, BP3TKI Jakarta mengadakan Kegiatan Talkshow dan Pameran Produk PMI Purna yang merupakan kegiatan perdana di tahun ini bagi BP3TKI Jakarta untuk melaksanakan program pemberdayaan bagi PMI Purna khususnya pengembangan usaha di bidang pemasaran dan perluasan jaringan kewirausahaan yang melibatkan 50 orang peserta yang terdiri dari 20 orang Calon Pekerja Migran Indonesia, 30 orang PMI Purna dengan 16 booth produk PMI Purna binaan BP3TKI Jakarta dan masing-masing booth produk PMI Purna binaan BP3TKI Provinsi Jawa Barat, Banten, Lampung, Mataram serta booth produk Mitra Industri PMI dan stakeholder terkait dari BNI, BRI dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan Talkshow dan Pameran PMI Purna dimaksudkan untuk membantu pemasaran terhadap produk yang dihasilkan oleh para PMI Purna yang telah dilatih dan membuka usaha serta menjembatani permasalahan-permasalahn yang dihadapi dalam menjalankan usahanya dengan mendatangkan narasumber dari para pengambil kebijakan seperti Direktur Pemberdayaan BNP2TKI, Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Assistant Vice President Divisi Hubungan Kelembagaan BNI dan perwakilan representative Blibli.com.

Dalam sambutannya, Kepala BP3TKI Jakarta mengharapkan PMI kedepannya melalui fasilitasi Pemerintah dapat menjadi PMI EMAS yakni memiliki Ekonomi yang mapan, Mandiri, Aman dan Sejahtera. Kemudian, Direktur Pemberdayaan BNP2TKI mengatakan bahwa kendala pemberdayaan saat ini antara lain peningkatan kapasitas, pengembangan usaha, pemasaran dan ijin serta sertifikasi. Kegiatan Talkshow dan Pameran PMI Purna diharapkan dapat menjadi sarana mengurai kendala dimaksud.

Sebagai informasi, sejak tahun 2010 sebanyak 935 orang PMI Purna telah BP3TKI Jakarta berdayakan dan sebagian telah menjadi wirausahawan handal yang terus mengepakkan sayap usahanya untuk dapat lebih maju dan sukses di negeri sendiri. **(Humas/BP3TKI Jakarta)

Sumber : BNP2TKI

BNP2TKI Berikan Penghargaan 4 PPTKIS Terkait Pembiayaan Penempatan PMI melalui KUR TKI


Jakarta BNP2TKI, 15/2 – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melaksanakan Forum Grup Discussion (FGD) Evaluasi Pembenahan Skema Biaya Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri di Hotel Swiss-Bell Kalibata, tanggal 14-15 Februari 2018. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya menyatukan persepsi mengenai pembiayaan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) pasca Undang-undang No. 18 Tahun  2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Direktur P2P (Penyiapan, Pembekalan dan Pemberangkatan), Arini Rahyuwati menyebutkan hasil dari FGD ini BNP2TKI, BP3TKI,LP3TKI serta P4TKI dapat memberikan pelayanan yang optimal dan membantu memverifikasi dokumen penempatan terutama terkait dengan pembiayaan penempatan Calon PMI ke Luar Negeri serta menginformasikan kepada seluruh stakeholder terkait jika terjadi perubahan kebijakan dalam hal pembiayaan Calon TKI. Melakukan standarisasi dokumen terkait dokumen pembiayaan penempatan TKI yang melakukan pembiayaan dengan skema Tunai, Zero Cost, KUR / Non KUR dan Pembiayaan lainnya.

Untuk teman-teman di daerah dapat melakukan sosialisasi dan berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan untuk melakukan transparansi biaya penempatan, mengingat PMI pada saat pertama kali ingin menjadi PMI adalah berproses di kantor Dinas ketenagakerjaan untuk mendapatkan proses ID dan Perjanjian Kerja (PK), Kata Arini.

Selain itu menurut Arini, Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) dapat membantu memfasilitasi TKI yang membutuhkan biaya penempatan menggunakan Lembaga Keuangan yang mendapat rekomendasi dari OJK dan BNP2TKI dengan besaran biaya penempatan menyesuaikan dengan peraturan pemerintah.

Lebih lanjut Arini mengatakan dalam kegiatan FGD ini BNP2TKI memberikan penghargaan kepada 4 (empat) PPTKIS yang telah memberikan performa terbaik dalam implementasi biaya penempatan untuk pekerja migran pada tahun 2017. Adapun nama PPTKIS yang diberikan penghargaan adalah PT. Bahana Mega Prestasi, Assamulia Indopower, Berkat Sukses Makmur Sejahtera, dan Assalam Karya Manunggal Putra.

“Pemberian penghargaan ini adalah sebagai bentuk apresiasi dari BNP2TKI kepada PPTKIS yang telah melaksanakan transparasi biaya selama melakukan proses penempatan sepanjang tahun 2017,” ungkap Arini Rahyuwati.

Arini juga menyebutkan kriteria pemberian penghargaan adalah pada tahun 2017, dimana ke 4 (empat) PPTKIS tersebut tidak mendapat laporan kasus pengaduan PMI mengenai over charging, Fasilitasi Pembiayaan melalui KUR diatas 60% dari total penempatan dan serta tidak ada pengaduan dari lembaga keuangan terkait proses pembiayaan yang dilakukan.

Turut hadir pada kegiatan FGD Kepala Bidang Perbankan, Kemenko RI, Kasubdit. Perlindungan TKI, Ditjen. Binapenta dan PKK, Kementerian Ketenagakerjaan, BP3TKI, APJATI, HIMSATAKI serta perwakilan dari Perbankan dan Multifinance.

Sumber : BNP2TKI

19 February 2018

Komunitas Band PMI Unjuk Kebolehan dalam Festival Musik Indonesia di Taiwan


Taipei, KDEI (18/02/18) -- Festival Musik Indonesia sukses digelar di Y27, Taipei Main Station yang berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan pengunjung yang terdiri dari PMI, WNI, warga Taiwan dan lainnya. Sekitar pukul 10.00, para penonton mulai berdatangan memadati pojok Y27 TMS.
Festival Musik Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bermain musik, melestarikan budaya indonesia, menyatukan para PMI untuk lebih cinta tanah air dan bangsanya, serta mewujudkan kebersamaan dalam berbagai perbedaan, bergandengan tangan demi terwujudnya PMI yang berkualitas dan bermartabat. 
Even penting yang digagas oleh Persatuan Band PMI Taiwan (PBPT) yang diketuai oleh Mandala Supianto ini berupaya menyelenggarakan acara khusus untuk PMI dalam memperkenalkan budaya Indonesia di Taiwan, serta sosialisasi dan penyuluhan informasi ketenagakerjaan. Merangkai kebersamaan, persatuan dan kesatuan dalam bingkai tema “Aku Indonesia”. Selain perform musik yang dibawakan oleh berbagai band PMI juga diselingi dengan perform seni dan budaya Indonesia. 
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Rumah Kita turut membakar semangat para penonton untuk sejenak mengingat keluarga dan kampung halaman.
KDEI Taipei hadir dalam even ini dan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan positif tersebut. Disampaikan dalam sambutan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya dalam pembinaan PMI di Taiwan.
Dalam konteks sosialisasi dan penyuluhan informasi ketenagakerjaan turut disampaikan juga bahwa demi kenyamanan dan keamanan PMI selama bekerja di Taiwan kepada PMI hendaknya memperhatikan beberapa hal terkait : (1) waspada berbagai info hoax/penipuan, Penipuan yang sering antara lain undian yang mengatasnamakan lembaga/instansi tertentu, maupun tawaran pindah job; (2) deportasi terhadap PMI yang terlibat dalam kegiatan yang mengancam stabilitas keamanan di Taiwan. Hendaknya agar PMI mencegah tindakan perkelahian/tawuran, serta minum-minuman keras, termasuk mengendarai sepeda listrik atau sepeda motor pun dalam keadaan mabuk bisa berakibat fatal, yakni berujung denda atau kurungan penjara, setelah itu dideportasi, (3) menghindari narkoba, karena jelas-jelas sangat merugikan dari segi kesehatan serta ancaman hukumnya jelas yakni penjara, deportasi dan blacklist.
Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan terkait  informasi pelayanan KDEI Taipei kepada WNI/PMI di Taiwan meliputi perpanjang kontrak tanpa pulang,dan  perpanjangan paspor serta saluran pengaduan. Bila ada permasalahan, segera laporkan ke saluran pengaduan KDEI Taipei yang telah ada selama ini baik maupun layanan pengaduan 24 Jam Taiwan 1955.
Ketua penyelenggara mengharapkan ke depannya  agar acara seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan agar para PMI dapat fokus ke hobi mereka dan diharapkan dapat terhindarkan dari kegiatan negatif (narkoba, tawuran dan lain sebagainya).
Acara ini berlangsung dengan aman dan tertib menjelang sore hari pukul 16.30 waktu setempat.
Sumber : KDEI Taipei

Dokumentasi Lainnya :










Juga diberitakan di : BNP2TKI

Tabligh Akbar Tainan bersama Ustadz Nurul Qomar


Taipei, KDEI (18/02/2018) -- Wakil Kepala KDEI Taipei, Siswadi bersama Analis Bidnaker, Farid Ma’ruf menghadiri Tabligh Akbar di Tainan bertajuk "Membangun Generasi Berakhlaqul Karimah di Negeri Formosa". Tabligh Akbar yang digagas oleh salah satu organisasi PMI yakni Forum Kerukunan Keluarga Besar Warga Indonesia di Taiwan (FKKBWIT), menghadirkan Bapak Ustadz DR. KH. Nurul Qomar, S.Sos, MM.

Acara keagamaan ini berlangsung dengan hikmat dan sukses yang dilaksanakan di Tainan yang dihadiri oleh ratusan orang yang umumnya berasal dari PMI sudah mulai memadati tempat kegiatan sekitar pukul 09.00 pagi.

Dalam ceramahnya Bapak Ustadz Nurul Qomar turut memotivasi para PMI serta menyampaikan agar bekerja dengan profesional, serta totalitas.

Wakil Kepala KDEI di Taipei dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh WNI/TKI hadir untuk mewaspadai bentuk penipuan, menghindari minuman keras, mencegah perkelahian/tawuran karena sanksinya jelas yakni PMI bisa dideportasi, menahan diri agar tidak menjadi PMI kaburan.

Turut juga disampaikan seputar informasi perpanjangan kontrak tanpa pulang, pelayanan paspor, serta himbauan agar melaporkan atau konsultasi bila ada permasalahan ketenagakerjaan ke saluran pengaduan yang telah ada.

Di akhir sambutannya beliau menekankan pentingnya peran organisasi untuk bersinergi dalam kebaikan, saling mengingatkan anggota-anggotanya untuk tidak terjerumus dalam perilaku-perilaku yang negatif.

Acara berlangsung tertib dan damai sampai menjelang sore hari.

Sumber : KDEI Taipei

KDEI Hadiri Tabligh Akbar dan Peresmian Masjid An Nur Donggang Pingtung

Sumber : KDEI
Minggu, 18 Februari 2018, Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo, menghadiri Tabligh Akbar yang sekaligus juga Peresmian Masjid An Nur Donggang, di Pingtung. Dimana juga dihadiri oleh Direktur PTKLN Kemenaker RI, Kapusdatin Kemenaker serta Perwakilan Imigrasi dan Ketenagakerjaan Pingtung. 
Tabligh akbar kali ini diisi siraman rohani oleh KH Ahmad Syaehu Al Hafisd.
Acara ini terselenggara oleh Kepanitiaan bersama yaitu FOSPI (Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia) Taiwan dan dengan beberapa elemen WNI. 
Kepala KDEI Taipei yang di dampingi oleh beberapa pejabat KDEI Taipei, memberikan sambutan dimana pada sambutannya beliau mengapresiasi perjuangan komunitas PMI di daerah Pingtung dalam pendirian Masjid An Nur. Dan juga memberikan himbauan agar segenap PMI taat aturan, menghindari penyalahgunaan narkoba, serta khusus bagi PMI yang telah menikah dapat mempertahankan keutuhan pernikahan mengingat cukup banyak dokumen permohonan cerai yang telah diproses KDEI.
Sebagai tambahan kelengkapan peralatan utk menunjang kegiatan di masjid, KDEI juga memberikan sumbangan berupa LCD proyektor.
Berikutnya, Dir. PTKLN Soes Hindarno turut menyampaikan pesan agar segenap PMI dapat mengkomunikasikan masalah tenaga kerja dengan pihak KDEI Taipei serta mengharapkan setiap PMI yg telah selesai kontrak dapat membawa pulang hal-hal yang menjadi haknya serta selanjutnya menyerahkan sumbangan Kemenaker untuk melengkapi Audio Masjid An Nur Donggang.
Pada kesempatan kali ini KDEI juga memberikan pelayanan kepada WNI khususnya PMI melalui Layanan Mobile Service. 
Tak lupa disampaikan dalam memeriahkan acara tabligh akbar panitia juga mengundang  Group Musik ibukota, Wali Band.

17 February 2018

Pungutan biaya diluar ketentuan oleh agensi domestik

Source : google image

Contoh Kasus :
Ani  melakukan  pergantian  majikan,  perusahaan  agensi meminta dari Ani 5000 NT untuk biaya pergantian majikan. Ani  tidak  ingin  di  salahkan  oleh  perusahaan  agensi  juga karena takut diberikan pekerjaan yang lebih susah, hanya bisa  mengeluarkan  uang  dari  kantongnya  sendiri  untuk diberikan ke perusahaan agensi.

Penjelasan :
Perusahaan agensi karena memungut biaya diluar ketentuan ke Ani, di duga melanggar ketentuan UU ketenagakerjaan mengenai ketentuan dan besarnya pungutan oleh instansi swasta pada pasal 6 ayat 2 serta UU ketenagakerjaan pasal 1 ayat 5. Tidak peduli apakah perusahaan agensi memungut biaya apapun ke majikan atau ke pekerja asing, pihak perusahaan agensi harus memberikan  tanda  terima  atau  kwitansi  (ada  tertera  nama,  stempel perusahaan, besarnya pungutan, dll, termasuk keterangan penting), untuk menghindari berbagai pungutan yang tidak selayaknya oleh perusahaan agensi.

Dikutip dari : Panduan Mengenai Persengketaan Buruh yang Sering Ditemui, hal 28

Bila PMI Cuti, adakah layanan dari pemerintah Taipei untuk menggantikan sementara ?

Dalam  kebutuhan  perawatan,  layanan  apakah  yang  disediakan pemerintah Taipei, bila pekerja asing mengambil cutinya atau masa menunggu pergantian majikan ?

Bagi para majikan yang berdomisili dan bertempat tinggal di kota Taipei, bila perawat asingnya mengambil cuti atau lainnya, bila ingin beristirahat (bila di baca:“jhuansi”), Pusat pengawasan dan perawatan dalam masa panjang
Departemen Kesehatan pemerintah menyediakan ˹instansi layanan jhuansi˼ dan˹layanan jhuansi di rumah˼ , masyarakat boleh mengajukan permohonan
lewat telepon (02-27208889 atau 1999 sambung 5880) atau langsung ke Pusat Pengawasan dan Perawatan yang ada di Taipei (Wilayah Xin Yi Jalan Shi Fu No.1 lantai B1 kawasan zhong Yang, didalam gedung pemerintah kota Taipei) atau mengajukan permohonan ke pos layanan 4 daerah.

Sumber : Panduan Mengenai Persengketaan Buruh yang Sering Ditemui, halaman 49

15 February 2018

[PENGUMUMAN] Libur Hari Raya IMLEK 2018




Download attachments:

12 February 2018

Peduli PMI Taiwan, DG National Immiration Agency Taiwan Blusukan ke Taipei Main Station



Taipei, (11/02/2018) -- Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei dan National Immigration Agency (NIA) Taiwan bertemu dalam acara silaturahmi bersama dengan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taipei Main Station. Sapaan ringan dari para pejabat KDEI Taipei dan NIA disambut hangat oleh para PMI di tengah cuaca dingin 12 derajat Celcius.

Kepala KDEI Taipei, Robert James Bintaryo dan Director-General NIA, Jeff J.J. Yang selain berkeliling menyapa para PMI juga melakukan kunjungan ke Taman Baca PMI dan Mushollah yang berada di Taipei Main Station (TMS). Setelah berkeliling bersama Kepala KDEI Taipei yang didampingi jajarannya dilanjutkan dengan diskusi bersama PMI di depan Taman Baca PMI.
Beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh PMI yakni seputar pertanyaan keimigrasian dan ketenagakerjaan. Menindaklanjuti pertanyaan dari para PMI baik KDEI Taipei dan NIA akan segera mengkomunikasikan dengan pihak terkait sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku di Taiwan. 

Acara silaturahmi yang dimulai sejak pukul 10.00 waktu setempat merupakan wujud perhatian  dan  kepedulian  NIA Taiwan kepada  PMI. Apresiasi besar turut disampaikan khususnya  bagi PMI yang bekerja  yang membantu  memberikan asistensi kepada orang-orang tua  (caregiver) maupun yang  bekerja pada sektor lainnya di Taiwan. Disampaikan juga bahwa NIA akan berupaya membantu dan ikut mendukung dalam memberikan pelayanan bagi PMI agar terwujudnya kualitas hidup yang lebih baik.

Diharapkan dengan pertemuan tersebut dapat memberikan semangat kepada PMI di Taiwan. Bagi rekan-rekan PMI yang ingin berkonsultasi dan menyampaikan pengaduan diharapkan dapat menggunakan saluran pengaduan yang telah ada di Taiwan.

Setelah berakhirnya kunjungan tersebut dilanjutkan dengan pelayanan konsultasi ketenagakerjaan, penerimaan pengaduan permasalahan PMI serta informasi terkait ketenagakerjaan dan keimigrasian.

Disadur dari : Website KDEI Taipei 


Juga diberitakan di  :https://tw.appledaily.com
 



10 February 2018

Bekerja adalah Ibadah




“Bekerja adalah Ibadah”
Sebagaimana Firman Allah SWT berfiman dalam Surat At Taubah 9 : 105 yang artinya :
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (At Taubah 9 : 105)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahkan menyebut aktifitas bekerja sebagai jihad di jalan Allah.
Diriwayatkan, beberapa orang sahabat melihat seorang pemuda kuat yang rajin bekerja. Mereka pun berkata mengomentari pemuda tersebut, “Andai saja ini (rajin dan giat) dilakukan untuk jihad di jalan Allah.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam segera menyela mereka dengan sabdanya, “Janganlah kamu berkata seperti itu. Jika ia bekerja untuk menafkahi anak-anaknya yang masih kecil, maka ia berada di jalan Allah. Jika ia bekerja untuk menafkahi kedua orang-tuanya yang sudah tua, maka ia di jalan Allah. Dan jika ia bekerja untuk memenuhi kebutuhan dirinya, maka ia pun di jalan Allah. Namun jika ia bekerja dalam rangka riya atau berbangga diri, maka ia di jalan setan.” (HR Thabrani, dinilai shahih oleh Al Albani)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik dari makanan yang dihasilkan dari pekerjaan tangannya sendiri.” (HR Bukhari)
Agar Bekerja Bernilai Ibadah
Pertama, pekerjaan yang dijalani harus halal dan baik.
Allah berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.” (QS. Al Baqarah [2]: 172)
Setiap muslim diperintahkan untuk makan yang halal-halal saja serta hanya memberi dari hasil usahanya yang halal, agar pekerjaan itu mendatangkan kemaslahatan dan bukan justru menimbulkan kerusakan.
Kedua, bekerja dengan profesional dan penuh tanggungjawab.
Islam tidak memerintahkan umatnya untuk sekedar bekerja, akan tetapi mendorong umatnya agar senantiasa bekerja dengan baik dan bertanggungjawab.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah mencintai seorang diantara kalian yang jika bekerja, maka ia bekerja dengan baik.”  (HR Baihaqi, dinilai shahih oleh Al Albani dalam “Silsilah As Shahihah”)
Yang dimaksud dengan profesional dalam bekerja adalah, merasa memiliki tanggungjawab atas pekerjaan tersebut, memperhatikan dengan baik urusannya dan berhati-hati untuk tidak melakukan kesalahan.


Ketiga, ikhlas dalam bekerja,
Yaitu meniatkan aktifitas bekerjanya tersebut untuk mencari ridho Allah dan beribadah kepada-Nya.
Niat sangat penting dalam bekerja. Jika kita ingin pekerjaan kita dinilai ibadah, maka niat ibadah itu harus hadir dalam sanubari kita. Segala lelah dan setiap tetesan keringat karena bekerja akan dipandang oleh Allah sebagai ketundukan dan amal shaleh disebabkan karena niat. Untuk itulah, jangan sampai kita melupakan niat tersebut saat kita bekerja, sehingga kita kehilangan pahala ibadah yang sangat besar dari pekerjaan yang kita jalani itu.
Keempat, tidak melalaikan kewajiban kepada Allah.
Bekerja juga akan bernilai ibadah jika pekerjaan apa pun yang kita jalani tidak sampai melalaikan dan melupakan kita dari kewajiban-kewajiban kepada Allah. Sibuk bekerja tidak boleh sampai membuat kita meninggalkan kewajiban. Shalat misalnya. Ia adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim. Maka, jangan sampai kesibukan bekerja mencari karunia Allah mengakibatkan ia meninggalkan shalat walau pun hanya satu kali. Begitu pula dengan kewajiban yang lainnya, seperti zakat, puasa, haji, bersilaturahmi dan ibadah-ibadah wajib lainnya.
Sebagai seorang muslim, apabila kita menerapkan nilai-nilai ibadah dalam bekerja maka aktifitas bekerja kita benar-benar dipandang oleh Allah sebagai kegiatan ibadah yang memberi keuntungan berlipat di dunia dan di akhirat.
Semangat !
 

Amalan ringan yang besar pahalanya :
1.      Rajin membaca Alqur’an
Nabi Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “barang siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka dia mendapat satu pahala kebaikan. Dan setiap satu pahala itu dilipatkan menjadi 10 kali.” (HR. At Tirmidzi, At Thabrani)
2.      Membaca subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil ‘azhim
 “Dua kalimat yang dicintai oleh Ar Rahman, ringan diucapkan di lisan, namun berat dalam timbangan (amalan) yaitu subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil ‘azhim (Maha Suci Allah, segala pujian untuk-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Mulia).” (HR. Bukhari no. 7563 dan Muslim no. 2694)
3.      Rutin membaca sholawat
Dari Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda : barang siapa yang membaca shalawat untukku sekali maka Allah akan memberikan shalawat kepadanya sepuluh kali (HR Muslim)
Dalam riwayat  lain : “Barang siapa yang membaca shalawat untukku sekali maka Allah akan memberikan shalawat kepadanya sepuluh kali, dihapuskan sepuluh kesalahan, dan diangkat sepuluh derajat.” (HR. An Nasai, Shahih)
4.      Rajin Beristigfar
Dari Ibn Abbas, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang rajin beristigfar maka Allah akan berikan jalan keluar setiap ada kesulitan, Allah berikan penyelesaian setiap mengalami masalah dan Allah berikan rizki yang tidak disangka-sangka.” (HR. Abu Dawud)

BERITA ONLINE (RSS)

Rangkuman Berita Online Populer

LINE Pengaduan TKI Taiwan

加入好友

HUBUNGI KAMI

加入好友