SARANA ADVOKASI & EDUKASI

Sumber Informasi Terpercaya untuk PMI di Taiwan.

Aplikasi Mobile SAVE PMI Taiwan

Jangan Ketinggalan Info Ketenagakerjaan, Silahkan Instal Aplikasi Save Mobile Taiwan di Google Playstore

KDEI Taipei Gencar Sosialisasi Perpanjangan PK di Taiwan dan BPJS

Kini di Taiwan sudah bisa mendaftar online PK dan BPJS TK

(Update) Cara Perpanjang PK dan Daftar BPJS Ketenagakerjaan di Taiwan

Pengumuman terbaru terkait Proses legalisasi Perjanjian Kerja Bagi TKI yang melakukan Perpanjangan Kontrak 3 (tiga) tahun pada KDEI di Taipei.

FB SAVE PMI Taiwan

Ayo Bergabung dalam Grup SAVE PMI TAIWAN - Media Berbagi Seputar Ketenagakerjaan di Taiwan

Akun Line SAVE PMI TKI Taiwan

Ayo Gabung Line@savepmitaiwan

30 April 2017

Musyawarah Bersama Majelis Islam di Taiwan, Menyikapi Pemakaian Cadar di Taiwan


Taipei, KDEI (30/04/17), Kepala KDEI di Taipei beserta jajarannya hadir dalam Musyawarah Bersama Majelis Islam di Taiwan. Tujuan utama pelaksanaan musyawarah ini adalah mencari solusi bersama dalam rangka kelancaran syiar Islam di Taiwan. Salah satu hal utama yang menjadi fokus pembahasan adalah menyikapi pemakaian cadar yang menimbulkan keresahan warga Taiwan. Atas nama perlindungan kepentingan WNI/TKI di Taiwan dipandang perlu untuk duduk bersama sehingga diperoleh kesimpulan untuk menyikapi hal tersebut.

https://3.bp.blogspot.com/-UitUWOoBfIE/WP4QjDT4zyI/AAAAAAAADDE/DGC9-6XXOcYUMh14UUJr2QZMfloJVcUNACLcB/s320/construction.jpgDalam rapat ini disimpulkan bahwa hendaknya umat muslim Indonesia dapat saling menghormati dan toleran terhadap umat non muslim terutama warga asli Taiwan, pemerintah Taiwan mempunyai peraturan khusus dimana dapat mengambil tindakan terhadap hal-hal yang dapat mengganggu kenyamanan publik. Dikarenakan pemakaian cadar saat ini sedikit banyak meresahkan warga Taiwan, maka diharapkan kerjasama yang baik dari organisasi-organisasi muslim di Taiwan untuk bisa menyesuaian atau mengkondisikan hal tersebut.

Dengan adanya sikap kooperatif tersebut diharapkan dapat selalu terbinanya kerjasama yang baik dan ada kepercayaan dari Pemerintah Taiwan untuk memberikan kebebasan beribadah seperti selama ini, kemudahan izin dalam kegiatan keagamaan (tabligh akbar, pengajian) dan lain sebagainya. 

Berikut ini notulen versi lengkapnya :




Dokumentasi Notulen : Web PCI NU Taiwan



Dokumentasi Foto (Pribadi):









29 April 2017

Jangan Biarkan Miras, Mengusirmu dari Taiwan !




Judulnya mungkin berlebihan, tapi itulah fakta yang ada. Miras bukan hanya mengkhianatimu tapi bisa juga mengusirmu atau memenjarakannya bagi siapun yang melakukan aksi tambahan pengaruh miras tersebut. Aksi tambahan contohnya mukul kawan, nusuk rekan minum, mengganggu ketertiban umum, atau pernah juga lompat dan kecebur di laut dikiranya darat dan langsung tertidur (langsung pindah ke alam lain).
Minuman keras gampang  untuk mendapatkannya di Taiwan. Jika hanya mengkonsumsi dan tidak mengganggu orang lain tidak menjadi  masalah. Dosa pun tanggung dan urusan sendiri.

Sudah banyak contoh di Taiwan, gara-gara miras memicu perkelahian di Taichung, Yilan, Penghu yang berujung denda kepada pelaku, termasuk bberapa saat lalu di Kaohsiung yang diduga menjadi penyebab berhentinya napas seorang ABK asing lainnya (status dalam proses hukum).

Sungguh kita prihatin dan menyesali kejadian tersebut.Tapi, sudah terjadi, penyesalan pasti datangnya belakangan.

Mungkin awalnya dipikir baik-baik saja, mencari sensasi atau fun-fun saja untuk menghilangkan kepenatan setelah sekian hari kerja, namun malah berakhir dengan cerita sedih. 

Akibat mengkonsumsi atau menyalahgunakan miras yang dapat mengganggu orang lain atau mengganggu kepentingan umum itu jelas ada konsekuensi hukumnya, begini ketentuannya(menurut selebaran yang disosialisasikan oleh Kepolisian Penghu)

  1. Ditempat umum mabok bikin onar, ribut ata memaki-maki, tidak mau berhenti setelah diberi tahu, berisik atau bikin onar di malam hari maka akan didenda max NT. 6000
  2. Bila terjadi kekerasan atau berhantam atau memanggil sekelompok orang bikin onar, maka akan diberikan sanksi 3 hari tahanan atau denda max. 18.000
  3. Bila melukai orang maka akan dikenakan sanksi maksimum 3 tahun penjara dan denda max. 1000
  4. Bila mengendarai kendaraan dan kedapatan polisi dapat dikenakan sanksi sesuai dengan kadar kekentalan alkohol yang dikonsumsi, mulai 15.000 – 200.000, SIM disita dan ada ancaman pengurungan atau penjara bila sampai menghilangkan nyawa orang lain, dsb. Lihat pengumuman berikut ini :

Sumber : Materi Sosialisasi Kepolisian Penghu


Ayo saudara-saudaraku mari kita saling mengingatkan atau menjauhi miras tersebut. Saya yakin semua juga tahu bahwa miras tidak baik untuk kesehatan/keamanan kita selama di Taiwan namun kita ini sering khilaf. Selalu ada pembenaran "tidak apa-apa, hanya sedikit minumnya, yang lain juga biasa, ini kebebasan saya, dan kata-kata indah lainnya". Namun terlepas dari itu kadang setelah mengkonsumsi miras tersebut, yg tadinya kata-kata indah berubah menjadi kata-kata penyesalan.

Ingat menyesal selalu dibelakang, kalau di depan namanya pendaftaran.😁😁

Semoga bermanfaat, tetap bekerja dengan semangat, dan jadi pahlawan untuk diri sendiri atau pahlawan keluarga di Indonesia.

"Salam TKI Taiwan Hebat"

Info Mobile Service KDEI [Kaohsiung, 30 April 2017]

Info Layanan Mobile Service KDEI  yang dilaksanakan di Kaohsiung, tanggal 30 April 2017

Ayo yang berada di daerah Kaohsiung, jangan lewatkan kesempatan ini !

Layanan apa saja? Simak ilustrasi berikut ini 






Jadwal lainnya dapat dilihat di Website KDEI di Taipei


Tambahan Info (ketentuan)




Terkait ketenagakerjaan, bila ada Pengaduan TKI KLIK DISINI


Semoga bermanfaat !

28 April 2017

Info Hari Libur 1 Mei 2017, Hari Buruh Internasional (May Day)

Ilustrasi : freepik.com 


Hari Buruh Internasional 1 Mei 2017 (May Day), kantor KDEI di Taipei libur. 
Hubungi nomor berikut bila memerlukan bantuan. Terima kasih

27 April 2017

BNP2TKI Tahun 2017 Prioritas Perluas Penempatan TKI Formal Terampil



Denpasar, BNP2TKI, Kamis (27/04) – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menyelenggarakan Kegiatan Employment Business Meeting.(EBM). ini merupakan kegiatan yang ke 9 kalinya yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dalam hal ini Kedeputian KLN dan Promosi.

Salah satu dari kegiatan yang menjadi prioritas BNP2TKI di tahun 2017 ini adalah perluasan penempatan TKI formal (terampil) ke berbagai negara tujuan penempatan. Terkait dengan prioritas penempatan TKI formal itu, salah satu cara yang ditempuh adalah memperkuat cakupan pasar kerja luar negeri melalui kerjasama berbagai skema penempatan TKI serta peningkatan fungsi Labour Market Inteligence di Perwakilan Republik Indonesia.

Demikian Deputi Kejasama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI Elia Rosalina Sunityo dalam sambutannya pada pembukaan Employment Business Meeting (EBM) di Ruang Kharisma Ballroom Discovery Kartika Hotel Denpasar, Bali, Kamis (27/04/2017).

EBM ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkini tentang kesempatan kerja serta pasar kerja bagi tenaga kerja Indonesia di negara-negara kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah serta Eropa. Juga mendapatkan komitmen penempatan TKI sektor formal baik skema G to G, G to P maupun P to P dari potential employer, employment agencies dan stakeholder lainnya. Serta sharing  informasi mengenai kualifikasi, kompetensi dan sertifikasi Tenaga Kerja Indonesia berbagai sektor unggulan dan permintaan tenaga kerja di pasar kerja luar negeri.”Ungkap Elin.

Elin - sapaan akrab Elia Rosalina Sunityo - mengatakan, prioritas penempatan TKI formal terampil ini merupakan arah kebijakan Pemerintah khususnya dalam perluasan kesempatan kerja luar negeri di bidang penempatan dan perlindungan TKI ke luar negeri adalah, peningkatan TKI formal (terampil), profesional, dan mandiri.

Yang menjadi masalah didalam peningkatan TKI formal terampil ini adalah, masih adanya gap antara permintaan (demand) dan potensi (supply) dalam hal kompetensi dan bahasa. Oleh karena itu, BNP2TKI saat ini sedang melakukan upgrading skill untuk 5 ribu CTKI Hospitality dan Perawat yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon TKI di berbagai jabatan unggulan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pasar kerja luar negeri, “ungkap Elin

Elin juga mengatakan yang hadir dalam kegiatan ini dari jajaran pemerintahan Kerajaan Arab Saudi Deputy Minister of International Labor Affair, Ziyad Al Saigh, dan 9 (Sembilan) Perwakilan RI di luar negeri yaitu KBRI Doha, KBRI Riyadh, KBRI Muscat, KBRI Bandar Seri Begawan, KBRI Singapura, KJRI Istanbul Turki, KJRI Osaka Jepang, KJRI Penang, KDEI Taipe, serta beberapa Employer dari bermacam-macam perusahaan yang membawa info demand langsung untuk formal sektor, serta 70 PPTKIS yang akan menindaklanjuti info demand yang didapat dalam rapat EBM ini.

Peran dari Perwakilan sangat kami harapkan dalam mendukung penyelesaian demand ini agar demandlater ini dapat  menjadi job order sehingga dapat diisi oleh pencari kerja, kata Elin.

EXIT Strategy

Lebih jauh Elin mengatakan, bahwa kebijakan dilakukannya up grading skill tersebut sekaligus merupakan exit strategy atas dampak dari moratorium TKI PLRT di negara-negara kawasan Timur Tengah."

Pemerintah berupaya untuk mempromosikan TKI yang terlatih (skilled) terus dilakukan agar potensi (supply) bisa terserap di pasar kerja di negara-negara tujuan penempatan TKI menjadi penting dan terus mendapat dukungan semua pihak," jelas Elin.

"Didalam mencapai program-programnya, BNP2TKI tidak bisa terlepas dari peran dan dukungan insatitusi lain, perlunya membangun kerjasama yang solid dan terintegrasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti lembaga pemerintah, asosiasi pendidikan dan profesional, lembaga pendidikan, pusat pelatihan, agen tenaga kerja lokal dan asing," kata Elin menambahkan.

Saat ini BNP2TKI  melalui Deputi KLN-P terus mempromosikan penempatan TKI untuk sektor formal melalui berbagai program promosi dan kegiatan seperti kunjungan ke sumber-sumber lapangan kerja, road show, pameran/expo, serta Employment Business Meeting (EBM).

"Kami sangat berharap, bahwa EBM ini akan menjadi ajang terbaik untuk mencari TKI terbaik dari beberapa sektor seperti hospitality, kesehatan, manufaktur, konstruksi, dan bidang jasa lainya," tambahnya.

Sementara itu Sekretaris Utama BNP2TKI Hermono menambahkan EBM ini merupakan upaya promosi yang sangat strategis. EBM ini dilakukan sebagai kegiatan yang memfasilitasi pertemuan calon pengguna jasa(users) dengan sumber supply di dalam negeri.

Hermono menyebutkan sekarang ini banyak permintaan tenaga kerja sektor folrmal di Timur Tengah seperti di kontruksi, restoran, kemudian sektor kesehatan itu cukup banyak permintaanya. ini tantangan bagi kita untuk menyiapkan supply yang sesuai dengan persyaratan yang diminta user.

Program up grading skill menjadi prioritas utama BNP2TKI untuk memenuhi permintaan tenaga kerja formal yang trampil dan siap kerja, kata Hermono. ****

Sumber : BNP2TKI

Empat TKI Berhasil Menyandang Predikat “TKI Teladan” di New Taipei City


New Taipei City, (27/04/17), KDEI di Taipei kembali menghadiri acara penganugerahan tenaga kerja teladan bertempat di gedung aula BLA New Taipei City. Acara tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah New Taipei City terhadap kinerja, kerja keras dan sumbangsih para pekerja terhadap masyarakat khususnya tenaga kerja asing, driver bus umum dan taksi terbaik. 
Acara tahunan tersebut dibuka langsung oleh Walikota New Taipei City, Mayor Eric Zhu.  Dalam sambutannya beliau menyampaikan gambaran umum tentang New Taipei City sebagai salah satu kota terbesar di Taiwan dengan populasi kurang lebih 4 juta penduduk. Terdapat berbagai macam perusahaan dengan begitu banyak pekerja yang telah memberikan sumbangsih yang sangat besar terhadap masyarakat. Di akhir sambutannya beliau berharap agar setiap instansi teknis terkait dapat bekerja sama untuk memberikan perlindungan terbaik bagi para pekerja di Taiwan.
Dengan diadakannya acara tersebut diharapkan dapat memicu tenaga kerja lainnya untuk dapat berkinerja lebih baik. Adapun 4 (empat) TKI yang berhasil menjadi finalis juara yang telah mengungguli puluhan TKI pendaftar lainnya adalah Murniawati, Nafsiyah, Mohammad Samsuri dan Wawa Wardiyanto. Semoga TKI yang lain dapat menunjukkan dedikasi terbaiknya dalam bekerja sehingga mengharumkan kembali nama Indonesia di Taiwan.

Dokumentasi Foto :





Sumber : KDEI di Taipei

24 April 2017

4 TKI di Kaohsiung Berhasil Menjadi TKI Teladan


https://3.bp.blogspot.com/-UitUWOoBfIE/WP4QjDT4zyI/AAAAAAAADDE/DGC9-6XXOcYUMh14UUJr2QZMfloJVcUNACLcB/s320/construction.jpgKaohsiung, (22/04/17), KDEI di Taipei menghadiri Festival Labor 2017, acara tahunan yang diselenggarakan oleh pemerintah Kaohsiung. Acara ini dibuka langsung oleh Director Labor Affairs Bureau of Kaohsiung City Government, Cheng Su Ling鄭素玲。Turut hadir juga Mayor of Kaohsiung City, Chen Chu.

Dalam sambutannya keduanya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya acara tersebut adalah sebagai bentuk apresiasi pihak Pemerintah Kaohsiung terhadap seluruh pekerja baik warga Taiwan sendiri maupun tenaga kerja asing atas dedikasinya terhadap majikan/perusahaan di Kaohsiung khususnya. Dengan diadakannya acara tersebut diharapkan dapat memicu tenaga kerja lainnya untuk dapat berkinerja lebih baik.

Adapun 4 (empat) TKI yang berhasil menjadi finalis juara yang telah mengungguli puluhan TKI pendaftar lainnya adalah Mahmudah Siti, Kuriah, Siti Asisah, dan Nuraeni Bt Jumed Omo. Semoga Kartini-Kartini yang lain dapat menunjukkan dedikasinya dalam bekerja sehingga mengharumkan kembali nama Indonesia di level Kaohsiung City, Taiwan.








Dokumentasi Pribadi

[BERITA] Wawancara dengan Indosuara terkait Maraknya Penipuan Penawaran Job di Taiwan



Jumat (21/4) Indosuara melakukan wawancara dengan mengunjungi perwakilan BNP2TKI di KDEI pada hari Jumat lalu. Diterima oleh Farid Maruf, Analis Ketenagakerjaan KDEI dan asistennya, Kadir. Dalam wawancara kami, Farid menyatakan bahwa rekan-rekan TKI di Taiwan hendaknya berhati-hati terhadap rayuan dari pemilik LINE “Pengaduan TKI” yang menawarkan bisa mencarikan job kerja dan perpindahan majikan di Taiwan. Sebelumnya, LINE tersebut seolah berkedok sebagai LINE resmi yang dimiliki BNP2TKI.


https://3.bp.blogspot.com/-UitUWOoBfIE/WP4QjDT4zyI/AAAAAAAADDE/DGC9-6XXOcYUMh14UUJr2QZMfloJVcUNACLcB/s320/construction.jpg Melalui LINE tersebut, TKI ditawarkan beragam biaya untuk perpindahan majikan dan pencarian job kerja di Taiwan. Biaya yang ditawarkan pun beragam dari NT$ 15,000 hingga NT$ 30,000. Farid menjelaskan bahwa TKI harus pintar tak boleh mudah tertipu dengan penipuan ini.

“Semua tawaran job kerja selama di Taiwan dan proses perpindahan majikan secara resmi itu sebenarnya tidak memerlukan biaya tambahan,” ujarnya. Modus penipuan tersebut biasanya meminta nomor paspor TKI. Dari nomor paspor tersebut, si pelaku memang bisa menyelidiki keberadaan TKI pernah bekerja di mana. Hal tersebut memang bisa dicek di website BNP2TKI gunanya untuk keluarga TKI agar bisa memantau keberadaan keluarganya.

“Sebenarnya caranya mudah untuk mendeteksi penipuan seperti ini. Jika si pelaku meminta bayaran sejumlah uang, berarti itu adalah penipuan.” Tambah Farid menjelaskan.
Jika TKI ingin pindah majikan dan mencari job di Taiwan, harusnya meminta kepada agensi, bukan terbujuk rayuan penipu seperti yang ada di LINE “Pengaduan TKI”. Prosesnya, jika TKI ingin pindah majikan, maka akan dibuatkan kontrak pemutusan kerja dengan majikan lama, kemudian memasukkan nama TKI ke bursa kerja resmi Depnaker yang ada di setiap county atau kota di Taiwan.

Farid juga menjelaskan mengapa TKI mudah tertipu penawaran job, dikarenakan mereka merasa kurang puas dengan jobnya saat ini.

“Memang, di Taiwan saat ini masih ditawarkan job-job yang berkutat pada keadaan yang kotor, berat dan sulit. Jadi yang membuat TKI mudah berpaling ingin pindah job karena tergiur dengan iming-iming gaji lebih besar dan pekerjaan lebih mudah. Biasanya yang mudah tertipu adalah TKI yang baru datang,” tambah Farid menjelaskan.

Selain memberitahukan bagaimana cara mengenali penipuan penawaran joib, Farid juga sempat memberitahukan informasi terbaru yang didapat dari Depnaker Taiwan bahwa TKI Informal seperti care taker penjaga orang tua kini bisa pindah pekerjaan menjadi TKI formal bekerja di pabrik tanpa perlu pulang ke Indonesia. Namun yang patut diperhatikan adalah TKI tersebut haruslah ada pabrik atau majikan yang siap mempekerjakannya. Jika TKI tersebut ingin pindah majikan atau pindah ke pabrik, tetapi hingga batas waktu tunggu dari Depnaker telah habis dan TKI tersebut belum mendapatkan majikan baru atau pabrik untuk bekerja, maka harus pulang ke Indonesia.

Sumber : Indosuara

CEK JUGA POSTINGAN SEBELUMNYA Waspada Penipuan

BERITA ONLINE (RSS)

Rangkuman Berita Online Populer

Chat LINE (24 Jam)

加入好友